Cara Budidaya Jamur Merang Agar Hasil Melimpah

By | October 28, 2018

Cara Budidaya Jamur Merang Agar Hasil Melimpah

Budidaya Jamur Merang – Jamur merang snediri merupakan tidak benar satu type jamur konsumsi yang paling banyak diminati masyarakat pas ini. Jamur yang memiliki nama latin Vorvariella volvaceae ini telah banyak dibudidayakan oleh para petani di Indonesia. Alasannya adalah dikarenakan jamur type ini memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi kecuali dibandingkan dengan budidaya jamur type lainnya, tidak benar satunya jamur tiram.

Kemudahan didalam melakukan budidaya jamur merang bisa dirasakan oleh siapapun, apalagi bagi Anda yang masih pemula sekalipun. Lantas, bagaimana cara budidaya jamur merang supaya membuahkan kuantitas panen yang melimpah? Berikut ini ulasannya.

Seperti yang kami ketahui bersama, jamur merang ini memiliki nilai harga yang cukup tinggi, supaya bisa beri tambahan keuntungan bagi siapa yang membudidayakannya. Selain itu, rasa nikmat pas jamur merang diolah menjadi masakan, mengakibatkan banyak pembeli menjadi ketagihan karenanya.

1. Membuat kumbung sebagai area budidaya jamur merang
Langkah pertama didalam tahapan budidaya jamur merang adalah mengakibatkan kumbung sebagai area budidayanya nanti. Kumbung sendiri dibikin dari bambu dengan dinding dari gribik dan beratapkan plastik. Dan untuk memelihara suhu ruangan supaya senantiasa hangat, Anda bisa melapisi tiap-tiap bagiannya dengan styrofoam. Selain itu, memelihara suhu supaya senantiasa hangat bisa dilakukan dengan memakai lampu 60 watt dengan kuantitas mengatur luasan kumbung. Jangan lupa termasuk mengakibatkan jendela untuk sirkulasi udaranya. Didalam ruangan, Anda bisa meletakkan media tanam jamur merang terhadap rak-rak yang disusun bertingkat.

2. Menyiapkan media tanam jamur merang
Selanjutnya adalah menyiapkan media tanam untuk jamur merangnya. Media tanam sendiri bisa didapatkan dengan memadukan limbah dari kapas dan jerami dengan perbandingan 2 : 1. Tak lupa termasuk beri tambahan kapur pertanian sebanyak 4-5%. Campurlah sampai merata, lantas rendam didalam air sepanjang 24 jam. Setelah itu, angkat dan sisakan airnya sedikit lantas meletakkan terhadap lantai dengan cara ditumpuk. Diamkan sepanjang 2-5 hari untuk sistem fermentasi. Lakukan pengadukan tumpukan tiap-tiap 2 hari sekali.

3. Membuat pembangkit uap
Pembangkit uap sendiri dibikin dari 2 buah tong besar yang saling membuka melalui pipa dari bambu dan ditempatkan diatas tungku dengan posisi dimiringkan. Sambungkan tangki dengan kumbung dengan memakai pipa paralon yang cukup tebal. Paralon yang masuk ke kumbung ini ditempatkan terhadap lantai kumbung dengan berada dibagian tengah. Beri lubang tiap-tiap meternya pad paralon untuk area mengeluarkan uap. Ini berfaedah untuk memelihara suhu didalam kumbung senantiasa tinggi.

4. Mengisi media tumbuh dan juga pasteurasi
Media tanam yang telah difermentasi sebelumnya, kini telah siap ditempatkan terhadap rak-rak didalam kumbung yang telah disiapkan. Pada tahap ini, melakukan penguapan terhadap area kumbung sampai suhu raih 70-75 derajat celsuis yang berlangsung sepanjang 4 jam. Setelah itu, diamkan saja sampai suhu ruangan lagi normal.

Langkah selanjutnya adalah menebarkan benih jamur merang. Penbaran ini sebanyak 5% dari keseluruhan berat basah media tanamnya. Biarkan benih didalam suasana ruangan gelap hinga 4-5 hari dengan suhu ruangan senantiasa stabil, yaitu 30-34 derajat celsius. Setelah 1 minggu, barulah benih diberi asupan sinat matahari. Jika sebenarnya tidak memungkinkan, maka Anda bisa memanfaatkand lampu berwatt tinggi.

5. Penyiraman media jamur merang
Dalam perihal budidaya jamur merang, penyiraman tentu termasuk diperlukan untuk memelihara media tanam tidak mengering. Penyiraman sendiri bisa dilakukan sebanyak 2 kali sehari dengan sprayer. Air yang digunakan untuk penyiraman lebih-lebih dahulu dicampur dengan larutan urea dengan dosis larutan pupuk urea sebanyak 3 sendok dan 20 liter air.

6. Perawatan dan pemeliharaan jamur merang
Untuk masalah ini yang harus Anda melakukan adalah senantiasa menyimak kebersihan kumbung. Selian supaya jamur bisa tumbuh dengan lebih sempurna, penjagaan kebersihan kumbung ini termasuk supaya hama dan penyakit tidak menyerang. Selain itu, memelihara suhu supaya senantiasa stabil di angka 30-34 derajat celcius termasuk harus Anda lakukan.

7. Pemanenan jamur merang
Inilah pas yang paling ditunggu-tunggu didalam budidaya jamur merang. Pemanenan sendiri bisa dilakukan sesudah 20-30 hari sesudah penanaman. Lakukan pemanenan 2 hari sekali sepanjang 30 hari.

Demikian tadi cara budidaya jamur merang supaya hasil melimpah yang bisa kami bagikan kepada Anda semua. Semoga Info diatas bermanfaat.

Selengkapnya : https://www.lele.co.id/