Keutamaan Shalat Sunnah Rawatib, Qobliyah dan Ba’diyah

By | January 1, 2019

Jika dilakukan sebelum shalat fardhu, itu disebut shalat Sunna Koblia, dan jika dilakukan setelah shalat fardhu, itu disebut shalat Sunnah Badiya.

Doa Ravatib dibagi 2

  1. Doa Ravatib Muakkad (disarankan) dan
  2. Doa Ravatib, goyru muakkad (tidak disarankan).

Rakaat Sholat Sunna Rawatib Muakkad

Doa Sunnah adalah 10 Rocaat atau 12 Rakat,
di antara mereka, 4 atau 2 rakaat sebelum dzhur dan 2 rokaat setelah dzursur, 2 rokaata setelah sholat maghrib, 2 rakaat setelah sholat di malam hari, dan 2 rokaat lagi sebelum sholat subuh.
tawaran itu

yang mengatakan 10 kapal dipindahkan ke Bukhari.

عن ابن عمر – رضى الله عنهما – قال: حفظت من النبى – صلى اله عليه وسلم –
عشر ركعات, ركعتين قبل الر, وركعتين بعدها وركعتين بعد المغرب فى ب
, وركعتين بعد العشاء فى بيته, وركعتين قبل صلاة الصبح

Mempertimbangkan:
Dari Ankhum Ibnu Umar Radhiyallahu berkata: “Saya ingat Rasulullah SAW 10 raka’at? 2 raka’at sebelum Zhuhur, 2 raka’at setelah, 2 raka’at setelah Maghrib di rumahnya, 2 raka’at setelah Isya” di rumahnya dan 2 raka’at sebelum shalat shubuh. ”

Hadis Bukhari

Argumen yang dikutip oleh 12 pemimpin Tirminji dan rasa malu Al Albani di Shahihut Tirmidzi.

عن أم حبيبة قالت قال رسول الله صلى الله عليه وسلم- “من صلى فى يوم
وليلة ثنتى عشرة ركعة بنى له بيت فى الجنة أربعا بل الظهر وركعتين بعد
وركعتين بعد المغرب وركعتين بعد العشاء وقركعتين قبل صلاة الفجر

Mempertimbangkan:
Dari Umm Habib ke Radhiallahu ha ankh berkata: “Rasulullah PIL berkata:
“Siapa yang sholat 12 siang dan malam, lalu membangunkan rumahnya di langit, (12 di antaranya rakaat) – 4 rakaat sebelum siang, 2 rakaat setelah itu, 2 rakaat setelah Maghrib, dua rakaat setelah “Isha” dan dua rakaat sebelum Subuh “.
Hadits Tirmidzi (No. 414), yang membagi Al Albani menjadi Shahikhut Tirmidzi (1131)

Sunnah Rowatib

Dari argumen di atas, perbedaannya hanya pada jumlah roket.
Shalat Sunnah Badiya Dzuhur, ada 2 rakaat dan 4 rakaat.

Karena keduanya sunnah muakkad atau sunah yang disarankan, kita dapat memilih satu. Misalnya, jika kita mampu 4 rakaat atau 2 rakaat, hanya jika kita tidak bisa.

Adapun doa-doa Ravatib Muakkad di atas, lebih
Disarankan untuk sholat subuh sunnah qobliyyah.
Ini didasarkan pada narasi tulisan tangan A’isyah RA

لم يكن النبي صلى الله عليه وسلم على شيء من النوافل أشد منه تعاهدا على
ركعتي الفجر

Mempertimbangkan:
Dari semua doa untuk sunat, tidak ada doa sunat, yang dipegang Nabi lebih lama,
sebagai nabi dijaga (jadi dia tidak pergi) dua doa pagi (2 roka’aat qobliyah subuh). (Shohih Bukhori, No. 1169 dan Shohih-Muslim, No. 724)

Niat Sunnah Koblia dan doa Baudia (doa Ravatib)

Berikut adalah Lafaz, yang membaca maksud dari doa Sunna Koblia dan Ba’diyah setelah doa Fardhu (doa wanita pertama)
Tujuan Sunnah Qobliyyah Subuh (2 Raka’at)

اصلى سنة الصبح ركعتين قبلية مستقبل القبلة لله تعالى

USHOLLI SUNNATASH-COMKI ROKYATAINI KOBLIYATAN MUSTAKBILAL KILLA LILLAAHI TAAAL

Mempertimbangkan:
Saya berencana untuk berdoa sunat sebelum fajar 2 proyektil, berdiri di depan Kiblat untuk Allah Taal

Doa Protat Rovatib Sunnah

Umm Habib Radhiallahu’anha berbicara tentang manfaat Rawatib Dhukhur. Berkata, aku mendengar alaihi wa dari Nabi Shallallahu ‘Shallam berkata:

“Dia yang memegang (berdoa) empat roket sebelum shalat tengah hari dan empat roket sesudahnya, Allah melarang api neraka.” (Data disediakan oleh Ahmad 6/325, nomor Abu Dawud 1269, nomor Al-Tarmidzi 428, nomor An-Nasa’i 1814 Ibn Majah nomor 1160)

Al-Tarmidzi dan An-Nasa’i mengatakan Hadits, mengatakan bahwa karena “Aisha radiallahu’anhi”, ia berkata: “Nabi Shallallahu” wa sallam mengatakan: “Barangsiapa yang tidak meninggalkan dua belas (12) shalat rakaat Sunnah Ravatib, maka Allah akan membangunkan rumahnya di langit … “(At-Tarmiji No. 414, An-Nasai No. 1794)

Baca Juga :