DKI Jakarta dan Bodetabekjur Jalin Kerja Sama

By | February 21, 2019

DKI Jakarta dan Bodetabekjur Jalin Kerja Sama

 

DKI Jakarta dan Bodetabekjur Jalin Kerja Sama

Gubernur DKI Jakarta

Anies Baswedan dan Wali Kota Bogor, Bima Arya termasuk para kepala daerah di Depok, Tangerang, Bekasi dan Cianjur (Bodetabekjur) melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama tentang ketahanan pangan, transportasi dan penyediaan air bersih di Balai Agung Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (20/12/2018) sore.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyebut, kerja sama wilayah Jabodetabekjur ini sudah sewajarnya terjadi, karena masing-masing daerah berkaitan. Untuk itu, Gubernur berharap melalui forum ini menjadi babak baru dalam mempererat kerja sama antarwilayah.

“Bagaimana pun juga perekonomian kita terintegrasi, kependudukan senyatanya kegiatannya terintegrasi, lingkungan juga begitu, transportasi juga begitu. Kita berharap ini menjadi milestone baru kerja sama wilayah,” ujar Anies.

Tak lupa Anies mengucapkan terima kasih secara khusus kepada Bupati/Wali Kota yang hadir menyempatkan waktunya.

Menurutnya saat ini tantangannya kompleks dan dia berharap pembicaraannya tidak hanya karena tahun anggaran 2019.

“Kami berharap di awal tahun nanti ada pertemuan lagi terkait kerja sama potensi lain, seperti BUMD, private sector untuk membangun wilayah kita,” harapnya.

Kerja sama ini benar-benar harus diwujudkan

Kepentingannya adalah G2G (Government to Government). “Saya memberikan apresiasi, Insya Allah perjanjian kerja sama antar provinsi, kota/kabupaten ini diharapkan ada babak baru kerja sama lainnya,” terang Gubernur.

Ditempat yang sama, Wali Kota Bogor

Bima Arya mengatakan, bahwa kerja sama antar wilayah ini sejarah baru bagi pola hubungan di Jabodetabekjur.

“Jadi ada bantuan yang kongkrit dari Pemprov DKI Jakarta, khususnya terkait transportasi yang akan dibantu untuk membangun park and ride. Kita siapkan lahannya, Insya Allah Park and Ride ada di Pajajaran dan di Bubulak atau di pusat kota dan di wilayah barat,” katanya.

Selanjutnya rencana itu akan diproses, mudah-mudahan tahun 2020 Park and Ride bisa dibangun untuk mengurai kemacetan di Kota Bogor.

“Pengembangan dan pengelolaan lingkungan juga tadi ada kerja sama. Seperti untuk melakukan normalisasi situ, membangun kolam retensi, sumur resapan, penyediaan air bersih dan lain-lain,” kata Wali Kota.

Mengenai pembangunan sistem informasi ketahanan pangan akan ada kerja sama-kerja sama di bidang pemberdayaan UMKM khususnya, terutama pelatihan-pelatihan dari Pemprov DKI Jakarta.

Turut mendampingi Wali Kota Bogor

Kabag Kerja Sama Tyas Ajeng, Kepala Sub Bidang Perencanaan Tata Ruang dan Lingkungan Hidup Bappeda, Naufal Isnaeni dan Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub), Agus Suprapto.

 

Artikel Terkait: