Metode gravitasi Newton yang universal

By | March 4, 2019

Gravitasi adalah-  gaya gravitasi yang dihasilkan antara semua partikel dengan massa di alam semesta. Karena gravitasi matahari, benda berada di orbitnya mengelilingi matahari. Fisika modern menggambarkan gravitasi menggunakan teori relativitas umum Einstein, tetapi hukum gravitasi universal Newton yang lebih sederhana, dalam banyak kasus, merupakan pendekatan yang cukup akurat.

Sebagai contoh, sebuah bumi dengan massa yang sangat besar menciptakan gaya gravitasi yang sangat besar untuk menarik benda-benda di sekitarnya, termasuk makhluk hidup, dan benda-benda yang ada di bumi. Gravitasi ini juga menarik benda-benda di ruang angkasa, seperti bulan, meteor, dan benda langit lainnya termasuk satelit.

Beberapa teori tidak terbukti mengatakan bahwa gravitasi terjadi karena adanya partikel gravitasi dari setiap atom.

Metode gravitasi Newton yang universal

Hukum gravitasi universal Newton dirumuskan sebagai berikut.

Setiap massa menarik massa titik lain dengan garis bersama dengan garis yang menghubungkan dua titik. Besarnya gaya berbanding lurus dengan perkalian dua massa dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara dua massa titik.

F = G m 1 m 2 r 2 = m 1 g

F adalah besarnya gravitasi antara dua titik massa
G adalah konstanta gravitasi
m1 adalah massa dari titik pertama
m 2 adalah massa dari massa titik kedua
r adalah jarak antara massa dari dua titik.
g adalah percepatan gravitasi = G m 2 r 2

Dalam sistem internasional

F diukur dalam Newton (N), m 1 dan m 2 diukur dalam kilogram (kg), r adalah dalam meter (m), dan konstanta G kira-kira sama dengan 6.67 × 10 -11 N m 2 kg – 2.

Dari persamaan ini kita dapat memperoleh persamaan untuk menghitung bobot. Berat suatu benda adalah produk dari massa benda dan percepatan gravitasi bumi. Ungkapannya bisa ditulis sebagai berikut. W = mg {\ displaystyle W = mg} {\ displaystyle W = mg}. W adalah gravitasi objek, m adalah massa, dan g adalah percepatan gravitasi. Akselerasi gravitasi ini tergantung pada lokasi

Hukum gravitasi universal Newton

dirumuskan sebagai berikut.

Setiap massa menarik massa titik lain dengan garis bersama dengan garis yang menghubungkan dua titik. Besarnya gaya berbanding lurus dengan perkalian dua massa dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara dua massa titik.

F = G m 1 m 2 r 2 = m 1 g {\ displaystyle F = G

F adalah besarnya gravitasi antara dua titik massa
G adalah konstanta gravitasi
m1 adalah massa dari titik pertama
m 2 adalah massa dari massa titik kedua
r adalah jarak antara massa dari dua titik.
g adalah percepatan gravitasi = G m 2 r 2

Dalam sistem internasional, F diukur dalam Newton (N), m 1 dan m 2 diukur dalam kilogram (kg), r adalah dalam meter (m), dan konstanta G kira-kira sama dengan 6.67 × 10 -11 N m 2 kg – 2.

Dari persamaan ini kita dapat memperoleh persamaan untuk menghitung bobot. Berat suatu benda adalah produk dari massa benda dan percepatan gravitasi bumi. Ungkapannya bisa ditulis sebagai berikut. W = mg {\ displaystyle W = mg. W adalah gravitasi objek, m adalah massa, dan g adalah percepatan gravitasi.

Sumber : https://rumusbilangan.com/