Jenis-Jenis Hutan Di Indonesia

By | March 6, 2019

Jenis-Jenis Hutan Di Indonesia

Jenis-Jenis Hutan Di Indonesia

Jenis-Jenis Hutan Di Indonesia

Pengelompokan jenis hutan yang terdapat di Indonesia adalah sebagai berikut;

a. Hutan Hujan Tropis

Sebagian besar hutan di Indonesia termasuk hutan hujan tropis. Hutan hujan tropis adalah hutan yang memiliki pohon-pohon menjulang, daun pohon membentuk kanopi, dan sinar matahari tidak dapat mencapai lantai hutan. Di beberapa hutan hujan tropis, curah hujannya lebih dari 1 inci per hari. Hutan hujan tropis yang luas terdapat di Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua.
Hutan hujan tropis di Indonesia sangat variatif, mulai dari hutan primer hingga hutan mangrove. Hutan hujan tropis juga dijuluki sebagai farmasi terbesar di dunia. Julukan ini muncul karena hampir seperempat obat modern  bersumber dari tumbuhan di hutan ini.
Hutan hujan tropis di Indonesia memiliki potensi yang besar. Hutan Indonesia menyimpan kekayaan flora dan fauna yang besar. Bahkan, beberapa di antaranya merupakan spesies endemik di Indonesia. Hutan hujan tropis di Indonesia juga salah satu hutan paling terancam di dunia. manusia merupakan penyebab utama terdegradasinya hutan hujan tropis. Aktivitas manusia di Indonesia yang merusak hutan antara lain; penebangan kayu, penambangan di hutan, agricultural, konstruksi jalan rakyat, peternakan, dan perkampungan. Kondisi hutan di Indonesia semakin parah karena setiap tahun kehilangan lebih dari dua juta hektar hutan. Kerusakan hutan terbesar terjadi di hutan hujan tropis Kalimantan.

b. Hutan Bakau

Hutan bakau atau mangrove biasa tumbuh di pantai landai dan berlumpur. Hutan bakau akan tekena pasang surut gelombang air laut. Keberadaan hutan bakau berperan penting bagi habitat berbagai jenis ikan, udang, dan kepiting. Hutan ini berfungsi sebagai penahan atau mencegah abrasi. Selain itu, hutan bakau berfungsi sebagai penampung banjir dari pedalaman daratan. Hutan bakau tersebar di wilayah Sumatera bagian timur, sepanjang pesisir Kalimantan, dan beberapa pantai di Papua.

c. Hutan Rawa

Hutan rawa terdapat di daerah rawa-rawa atau danau. Hutan rawa kaya keanekaragaman hayati antara lain ramin, terentang, kayu putih, sagu, rotan, pandan, dan palem-palem. Di hutan ini juga terdapat berbagai fauna, antara lain harimau, orang utan, rusa, buaya, babi hutan, gajah, badak, musang air, dan berbagai jenis ikan. Vegetasi rawa terdapat di dataran rendah dan biasanya terdapat di belakang mangrove jika dipandang dari garis pantai. Sebagian besar rawa dipengaruhi aliran sungai. Hutan rawa terdapat di daerah yang selalu basah. Keberadaan hutan rawa terdapat di Sumatera, Jawa, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Papua Barat. (https://bandarlampungkota.go.id/blog/tabel-sistem-periodik-unsur-kimia-dan-gambar-hd/)

d. Hutan Sabana

Hutan sabana merupakan padang rumput yang dikelilingi pepohonan. Di sabana terdapat semak perdu dan beberapa jenis pohon tumbuh menyebar di wilayah daratan luas. Hutan ini biasanya terbentuk di daerah tropis dan subtropis. Sabana muncul sebagai akibat kurangnya curah hujan di daerah itu. Tidak heran jika hutan sabana juga dikenal dengan istilah padang rumput tropis. Iklim di wilayah itu tidak terlalu kering, namun tidak cukup basah sebagai hutan. Di Indonesia hutan sabana dapat ditemukan di Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Tengah.

e. Hutan Musim

Hutan musim sering disebut hutan muson. Hutan ini terdapat di daerah dengan curah hujan tinggi, namun memiliki musim kemarau panjang. Pada musim kemarau berbagai jenis pohon hutan ini akan meranggas atau menggugurkan daun. Akan tetapi, pada musim hujan pohon itu, akan kembali tumbuh dengan lebat. Selain menggugurkan daun, ciri khas hutan musim berupa kawasan hutan yang didominasi satu jenis pohon utama (hutan homogen).
Tanaman yang hidup di hutan musim antara lain pohon jati, bambu, dan pohon kapuk. Hutan musim biasanya terdapat di daerah dengan temperatur tinggi. Daerah yang terdapat hutan musim adalah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara.
Keberadaan hutan yang ada untuk saat ini harus senantiasa dijaga dan dilestarikan karena hutan memiliki manfaat yang besar bagi kehidupan diantaranya adalah;
  • Penghasil oksigen dan menyerap karbon dioksida sehingga suhu bumi terkendali.
  • Tempat menyimpan air hujan sehingga apabila terjadi hujan tidak terjadi banjir.
  • Sebagai bahan obat-obatan alami.
  • Mencegah terjadinya erosi atau pengikisan air tanah.
  • Sebagai habitat bagi flora dan fauna yang menjadi sumber makanan.