Pengertian Fabel dan Jenis nya

By | March 11, 2019

Pengertian Fabel

Dongeng adalah dongeng yang menampilkan karakter binatang sebagai pahlawan. Karakter-karakter hewan ini memainkan peran seperti manusia dan dapat berpikir, berbicara, bertindak, merasakan, dan berinteraksi seperti halnya manusia.

Dongeng biasanya dibuat untuk mendidik anak-anak menjadi lebih baik dalam kehidupan nyata dengan meniru penampilan beberapa hewan yang memainkan peran yang baik. Mengapa figur hewan merupakan pilihan untuk mendidik anak-anak? Biasanya anak-anak biasanya menyukai karakter binatang, jadi mereka dibuat dengan karakter yang sangat menarik.

Jenis Fabel

Secara umum, dari masa ketika sebuah dongeng terlihat seperti sebuah dongeng, ia dapat digolongkan sebagai alegori klasik dan alegori modern.
Alegori klasik

Alegori klasik adalah kisah yang ada di zaman kuno yang tidak diketahui kapan itu muncul. Kisah ini diwarisi dari generasi ke generasi oleh orang tua dan selalu terhubung dengan generasi berikutnya. Kisah-kisah alegoris klasik yang kita tahu biasanya dimainkan oleh rusa, rusa, sapi, kerbau.

Karakteristik alegori klasik

  • Ceritanya singkat
    Tema sederhana
    Tebal dalam pesan moral
    Sifat hewan hewan masih unik

Alegori modern

Alegori modern muncul dalam waktu yang relatif singkat, sebuah cerita yang ditulis dengan sengaja oleh penulis sebagai ungkapan sastra. Banyak juga dibuat berdasarkan situasi saat ini. Dalam hal jumlah, alegori modern lebih dari sekadar alegori klasik. Hewan dongeng modern lebih beragam daripada hewan apa pun, seperti ular, burung, singa, dan ikan.

Berbagai cerita (mungkin panjang atau pendek)
Temanya tidak sederhana atau kompleks
Terkadang epik dan saga
Karakter setiap karakter itu unik

Struktur teks cerita alegoris

Secara umum, cerita teks dongeng dibagi menjadi beberapa bagian sebagai berikut.

orientasi
Ini adalah bagian yang mencakup pengenalan huruf, pengaturan tempat dan waktu, kemudian memulai langkah selanjutnya.

komplikasi
Artinya, karakter utama berkaitan dengan masalah tersebut. Ini adalah bagian dari cerita yang merupakan inti dari alegori, bagian yang harus sengaja dibuat, subjek cerita.

resolusi
Ini adalah komplikasi, yaitu kelanjutan dari penyelesaian masalah. Masalah yang dibuat untuk komplikasi harus diselesaikan di sini dengan cara yang kreatif.

Koda
Ini termasuk perubahan yang dimainkan setiap karakter dan pelajaran yang bisa kita pelajari dari cerita.

Karakteristik dongeng

Karena para pecinta dongeng ini berasal dari anak-anak, alegori memiliki karakteristiknya sendiri. Maka dongeng memiliki karakteristik sendiri. Berikut ini adalah karakteristik dongeng.

  1. Tema cerita alegoris didominasi oleh hubungan sosial.
  2. Karakter yang berperan dalam dongeng adalah binatang.
  3. Karakter yang digambar dengan huruf (binatang) dalam allegra menyerupai karakter manusia seperti baik,
  4. jahat, sabar, marah, baik hati, ringan, keras kepala, pintar, egois.
  5. Karakter alegoris yang dimainkan oleh binatang dapat berpikir, berkomunikasi dan bertindak seperti manusia.
  6. Sudut pandang yang digunakan dalam dongeng adalah orang ketiga.
  7. Dalam alur cerita kami menggunakan jalur lanjutan (konsisten dari awal hingga selesai).
  8. Perjuangan kisah alegoris mencakup masalah-masalah kerajaan hewan, mirip dengan kehidupan manusia.
  9. Fabel menampilkan pengaturan latar belakang (hutan, sungai, gunung, pohon, batu, padang rumput, gua,
  10. semak-semak, dll.), Waktu yang ditetapkan (pagi, siang, malam, malam), latar belakang sosial, dan pengaturan
  11. emosional.
  12. Fitur bahasa dalam dongeng adalah dalam bentuk percakapan, termasuk kalimat langsung, narasi
  13. (berkelanjutan), dan menggunakan kata-kata informal atau kata-kata sehari-hari.
  14. Ini berisi pesan untuk pembaca dan pesan berharga.

Sumber : https://materibelajar.co.id/