Potensi Sumber Daya Tambang Di Indonesia

By | March 6, 2019

Potensi Sumber Daya Tambang Di Indonesia

Potensi Sumber Daya Tambang Di Indonesia

Potensi Sumber Daya Tambang Di Indonesia

Indonesia kaya akan sumber daya tambang. Pengambilan sumber daya alam ini biasanya dilakukan dengan penggalian atau pengeboran. Sumber daya alam ini dipakai untuk kesejahteraan bangsa Indonesia. Sumber daya energi juga dapat berupa gas alam, batu bara, air, matahari, dan angin. Sumber daya alam mineral yang dimiliki Indonesia antara lain, nikel, marmer, tembaga, emas, perak, bauksit, kaolin, mangan. Sumber daya alam ini jumlahnya sangat terbatas. Oleh sebab itu, penggunaannya harus dilakukan secara efisein.

a. Minyak Bumi.

Minyak bumi merupakan salah satu bahan bakar dan sumber energi yang sangat penting kegunaannya, terutama untuk kendaraan. Bahan bakar minyak bumi relatif mudah penanganannya dibandingkan dengan bahan bakar lainnya. Eksplorasi minyak bumi dilakukan para ahli-ahli geologi teknik yang ahli mengenai formasi cekungan dan struktur pelapisan batuan sehingga dalam pencarian endapan minyak tidak dilakukan di sembarang tempat.

b. Batu Bara

Batu bara merupakan salah satu sumber energi utama, selain minyak dan gas bumi, yang banyak digunakan untuk keperluan industri secara langsung. Misal sebagai bahan bakar dalam industri semen dan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), pembakaran batu kapur dan genteng, pereduksi proses metalurgi (pengolahan biji logam menjadi logam berguna), sebagai kokas (arang sisa) konvensional, dan sebagai bahan bakar padat (briket). Batu bara merupakan bahan bakar tidak berasap. Di sisi lain, penambangan batu bara dapat mengakibatkan hutan gundul, erosi tanah, kehilangan sumber air, polusi udara, dan rusaknya keutuhan sosial masyarakat yang tinggal di dekat lokasi pertambangan.

c. Nikel

Sebagai unsur alloy, nikel digunakan dalam baja tahan karat dan dalam pipa tekanan tinggi untuk bagian otomotif dan mesin. Biji nikel telah ditemukan di Pulau Gak, Pulau Gebe, Pegunungan Cyclop di Irian Jaya (Papua), dan semenanjung tenggara Sulawesi. Indonesia merupakan salah satu negara yang berpotensi besar dalam produk dari bijih nikel laterit.

d. Bijih Besi

Bijih besi merupakan mineral logam terpenting. Besi di sebut juga logam tulang punggung (backbone metal) dan mempunyai kegunaan yang sangat luas, seperti sebagai bahan dalam pembuatan alat transpor, alat berat, persenjataan berat, dll. Logam murni baja adalah besi yang ditambah dengan karbon (kurang dari 1%) untuk memberi kekuatan dan kekerasan. Beberapa logam seperti nikel, chromium, dan mangan dapat ditambahkan pula pada campuran baja untuk menciptakan sifat-sifat tertentu.

e. Mangan

mangan termasuk unsur alloy yang penting dalam pembuatan baja, terutama untuk mengeluarkan belerang dalam tanur tinggi baja. Bahan pengganti mangan belum ditemukan. Kira-kira 90% dari konsumsi mangan ialah untuk keperluan metalurgi. Mangan dalam jumlah kecil ditemukan di Pulau Jawa dan di Pulau Ternate serta Nusa Tenggara Timur. Mangan termasuk unsur terbesar yang terkandung dalam kerak bumi. Mangan mempunyai warna abu-abu besi dengan kilap metalik sampai submetalik.

f. Tembaga

Tembaga merupakan salah satu metal dasar (base metal) yang penting. Penggunaan terbesar ialah dalam alat listrik. Dalam industi bangunan, tembaga juga diperlukan untuk kawat, pipa, dll. Di Indonesia, posisi tembaga cukup penting dalam memberikan devisa bagi negara dan diproduksi di Irian Jaya. Ekplorasi intensif sedang dilakukan di Sulawesi Utara dan Selatan yang diduga mengandung tembaga porfir seperti di Filipina.

g. Belerang

Belerang merupakan bahan baku terpenting dalam industri kimia. Sebagian besar belerang ini dijadikan asam belerang yang merupakan bahan terpenting dalam pembuatan pupuk serta dalam industri kimia lainnya. Sebagian lagi juga digunakan dalam pengolahan mineral seperti nikel. Belerang ditemukan sebagai endapan vulkanik di Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Utara.

h. Timah

Sebagai logam dasar, timah mempunyai berbagai macam kegunaan, seperti campuran timbal untuk menyolder, dicampur tembaga sebagai brass. Dalam industri elektronik, timah cukup penting, namun sekarang kegunaannya tersaingi oleh barang-barang yang menggunakan bahan plastik dan alumunium. Sebaran utama timah terdapat di Bangka-Belitung, Singkep dan Kepulauan Riau.

i. Yodium

Yodium merupakan bahan kimia berwarna hitam agak kelabu dan mengkilat. Yodium menjadi salah satu mineral yang berperan penting dalam menjaga kesehatan. Yodium menjadi penanda bahwa kelenjar tiroid sehat. Yodium sering digunakan sebagai bahan obat-obatan antiseptik. Sebagai bahan obat, yodium dilarutkan dalam alkohol dan peramuan bahan dapur. Lokasi tambang Yodium di Indonesia terdapat di Semarang (Jawa Tengah), dan Mojokerto (Jawa Timur).

j. Aluminium dan Bauksit

Aluminium digolongkan ke dalam logam ringan dan memiliki kegunakan yang luas sekali dalam bidang industri dan kontruksi, serta alat transport seperti kapal terbang, kereta api, bus, mobil, motor, dll. Bahan dasar aluminium adalah bauksit. Bauksit banyak ditemukan di Kalimantan Barat dan Riau. Pabrik Bintan dengan memakai biji bauksit bekadar rendah, sedangkan di Asahan Sumatera Utara mereduksi alumina menjadi logam aluminium. Potensi yang ada memungkinkan dapat diekspor.

k. Marmer

Marmer sering dikenal dengan sebutan pualam. Marmet diartikan batu kapur (batu gamping) yang berupa bentuk akibat pemanasan dan tekanan (metamorphosis). Tekanan ini dihasilkan oleh gaya endogen sehingga terjadi rekristalisasi pada batuan itu. Marmer yang terdapat di Indonesia diperkirakan berumur sekitar 30-60 juta tahun atau terbentuk sejak zaman kuarter hingga tersier. Batuan ini sering digunakan untuk pembuatan meja, tempat mandi, dinding, lantai rumah, dan seni pahat. Di Indonesia persebaran marmer cukup luas. Tambang marmer di Indonesia terdapat di Wajak, Citatah (Jawa Barat), Lampung, dan Tulungagung (Jawa Timur).

i. Aspal

Istilah aspal merujuk pada nama lain bitumen, yakni bahan berwarna cokelat hingga hitam, keras hingga cair, mempunyai sifat lekat baik, dan tidak larut dalam air. Aspal dapat berasal dari aspal alam (aspal buton) dan aspal minyak (aspal dari minyak bumi). Pada saat ini, aspal lebih sering digunakan untuk pembuatan jalan. Aspal digunakan sebagai pelapis permukaan jalan, baik campuran dingin (cold mix) maupun campuran panas (hot mix). Aspal juga dibutuhkan dalam sektor industri seperti industri cat, lak, dan vernis, batu baterai, serta benda-benda dari karet dan logam.

m. Intan

Intan adalah batu mulia yang terbuat dari zat arang yang terdapat pada tumbuhan, makhluk hidup, dan berbagai macam batuan. Intan terbentuk akibat pengaruh suhu dan tekanan yang tinggi dari dalam bumi selama miliaran tahun. Intan merupakan salah satu jenis bahan galian golongan A yang masih mentah (raw material). Hasil pengolahan intan dapat berupa berlian. Tambang intan di Indonesia terdapat di Kalimantan Selatan. Tempat pengolahan intan atau pengasahannya terdapat di Martapura, Kalimantan Selatan.
Baca Artikel Lainnya: