PKBSI Butuh SDM Kompeten

By | April 7, 2019

PKBSI Butuh SDM Kompeten

PKBSI Butuh SDM Kompeten

PKBSI Butuh SDM Kompeten

Ketua Umum Perhimpunan Kebun Binatang Se-Indonesia (PKBSI)

, Rahmat Shah mengakui sebuah organisasi memiliki kompleksitas tantangan sesuai zamannya. Tantangan tersebut mulai dari hal sederhana hingga paling rumit. Untuk itu guna membangun organisasi PKBSI sebagai satu-satunya wadah insan perkebunbinatangan di Indonesia, dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) dalam kepengurusan yang kompeten sesuai kapasitas dan keahliannya.

“Para pengurus mesti menjunjung kekompakan dan dapat bekerjasama dengan solid. Menjalin komunikasi dan informasi yang saling terbuka. Semua tentu harus saling bersinergi antara satu bidang dengan bidang lainnya,” kata Rahmat Shah dalam acara pelantikan pengurus periode 2018-2023 di Kompleks Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Jumat (15/2/2019).

Rahmat meminta pengurus PKBSI senantiasa responsif terhadap perubahan dan tuntutan zaman. Guna merespon perubahan-perubahan yang terjadi maka dibutuhkan keseragaman gerak antara induk organisasi dengan seluruh elemen anggotanya, sehingga terciptanya pola kerja yang sinergis antara keduanya.

Untuk itu, lanjutnya, pembinaan kepada anggota dalam berbagai bentuk kegiatan dan peningkatan kapasitas SDM, menjadi program utama sekaligus sebagai pilar dalam menjalankan roda organisasi di dalam kepengurusan periode 2018-2023 ini.

Dikemukakan, sebagai implementasi kegiatan pembinaan organisasi, maka setelah pengukuhan pengurus akan segera dilaksanakan penetapan program. Program tersebut mengacu pada rekomendasi hasil Munas PKBSI XIII November 2018 lalu.

Dia mengimbau, program-program kerja yang akan ditetapkan oleh masing-masing bidang, diharapkan pengelolaan LK yang menjadi sorotan masyarakat luas, baik di dalam maupun luar negeri dapat diatasi.

“Kita sadari bahwa tanggungjawab kelestarian satwa ada di pundak kita bersama

. Untuk itu kita wajib bersungguh-sungguh dan penuh tanggungjawab mengelola sumber daya alam keanekaragaman hayati yang kita miliki,” ujar Rahmat yang menjadi ketua umum PKBSI untuk periode keempat.

Pada acara pelantikan pengurus tersebut, ia mengharapkan sinergi bersama dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan dapat dilakukan untuk membangun lembaga konservasi (LK) sesuai standar yang ditentukan. “Pelantikan menjadi titik awal dimana revitalisasi organisasi dapat kita laksanakan sebaik-baiknya,” katanya.

Pada Musyawarah Nasional XIII akhir 2018 lalu, bertema ‘Revitalisasi Organisasi Menuju Fungsi

Lembaga Konservasi Berstandar.’ Tema itu menurut Rahmat, mendorong semua sebagai pelaku konservasi. Khususnya konservasi di ex-situ agar dapat bergandengan tangan, kompak, solid, saling membantu dan saling mendukung dalam menjawab perubahan dan tantangan zaman.

 

Sumber :

https://blog.fe-saburai.ac.id/peranan-tumbuhan-paku/