Efek Rumah Kaca: Pengertian, Proses, dan Contohnya

By | May 28, 2019

Efek Rumah Kaca: Pengertian, Proses, dan Contohnya

Pada kesempatan kali ini admin dapat mengulan Apa itu Efek Rumah Kaca, Proses Efek Rumah Kaca dan Contoh Efek Rumah Kaca.

Efek tempat tinggal kaca, yang pertama kali diusulkan oleh Joseph Fourier pada tahun 1824, yaitu metode pemanasan permukaan suatu benda langit (terutama planet atau satelit) yang gara-gara oleh tekstur dan situasi atmosfernya.
Efek tempat tinggal kaca bisa digunakan untuk menunjuk dua perihal berlainan: dampak tempat tinggal kaca alami yang berlangsung secara alami di bumi, dan dampak tempat tinggal kaca ditingkatkan yang berlangsung akibat kegiatan manusia.

Pengertian Efek Rumah Kaca
Bumi kami ini ialah tidak benar satu planet dari sebuah tata surya yang berfokus pada matahari menjadi sumber energi. kekuatan yang kami peroleh tidak hanyalah panasnya saja, tapi termasuk tipe tarik bumi matahari yang memicu bumi dan planet-planet lain berevolusi melingkari matahari sebagai pusatnya. Jadi bumi ialah benda langit.

Tidak layaknya planet yang lain yang tidak mempunyai atmosfer atau struktur atmosfernya berbeda, atmosfer bumi membantu terjadinya kehidupan di dalamnya. Efek tempat tinggal kaca ini berlangsung lantaran terdapat transformasi struktur atmosfer di mana panas yang diperoleh dari matahari tidak bisa dipantulkan secara optimal akibatnya panasnya selalu tersimpan di dalam atmosfer. Salah satu yang paling disalahkan ialah besaran gas karbon dioksida yang terlampau berlebihan.

Proses Terjadinya Efek Rumah Kaca
Matahari memancarkan sinarnya dalam wujud radiasi ultraviolet ke bumi yang hendak diperoleh oleh bumi dan dipantulkan balik dalam wujud radiasi inframerah. Cahaya matahari masuk ke bumi sebagai panas, yang sebagianya dipantulkan balik ke angkasa (oleh permukaan bumi yang bercorak muda — tutupan salju, awan, dan lain-lain), sebagiannya kembali diserap baik oleh permukaan bumi yang bercorak agak gelap ataupun oleh “gas-gas tempat tinggal kaca” yang terdapat dalam atmosfer. Gas-gas tempat tinggal kaca ini beraksi semacam kebanyakan “benda hitam”, di mana binar yang datang hendak dipantulkan balik sebagai panas (cahaya bersama panjang gelombang pendek yang dikenal inframerah. Semakin pendek panjang gelombangnya, makin panas). Semakin berlebihan muatan atau pemusatan gas-gas tempat tinggal kaca ini, makin berlebihan panas yang dilepaskan, supaya makin panaslah atmosfer di bumi. Ini yang dikenal sebagai dampak tempat tinggal kaca (greenhouse effect).

Lapisan atmosfir bumi terdiri berdasarkan troposfir, stratosfir, mesosfir dan termosfer. susunan terbawah (troposfir) ialah komponen yang lebih-lebih dalam masalah dampak tempat tinggal kaca. Kurang lebih 35% dari radiasi matahari tidak hingga ke permukaan bumi. Hampir seluruh radiasi yang bergelombang pendek (sinar alpha, beta dan ultraviolet) diserap oleh tiga susunan tertinggi. Yang lainnya dihamburkan dan dipantulkan balik ke area angkasa oleh molekul gas, awan dan partikel. selebihnya yang 65% masuk ke dalam troposfir. Di dalam troposfir ini, 14% diserap oleh uap air, debu, dan gas-gas spesifik maka cuma lebih kurang 51% yang hingga ke permukaan bumi. Dari 51% ini, 37% adalah radiasi langsung dan 14% radiasi difus yang udah mengalami penyebaran dalam susunan troposfir oleh molekul gas dan partikel debu. Radiasi yang diperoleh bumi, sebagian diserap sebagian dipantulkan. Radiasi yang diserap dipancarkan balik dalam wujud cahaya inframerah.

Secara sederhana, sistem terjadinya dampak tempat tinggal kaca di awali saat panas matahari merambat dan masuk ke permukaan bumi. sesudah itu panas matahari itu hendak dipantulkan kembali oleh permukaan bumi ke angkasa lewat atmosfer. sebagian panas matahari yang dipantulkan itu dapat diserap oleh gas tempat tinggal kaca yang terletak di atmosfer. Panas matahari tersebut sesudah itu terlilit di permukaan bumi, tidak bisa lewat atmosfer akibatnya temperatur hawa bumi menjadi lebih panas.

Contoh Efek Rumah Kaca Dalam Kehidupan Sehari-Hari
Pemborosan listrik
Membakar sampah
Teralalu banyak berkendaraan mobil atau motor

Demikian artikel mengenai Pengertian Efek Rumah Kaca, Proses Efek Rumah Kaca dan Contoh Efek Rumah Kaca. Semoga bermanfaat!

Baca juga :