BAHAYA MEMAKAI BEHEL PALSU

By | July 12, 2019

BAHAYA MEMAKAI BEHEL PALSU

BAHAYA MEMAKAI BEHEL PALSU

BAHAYA MEMAKAI BEHEL PALSU

Remaja yang merupakan individu yang sedang berada pada masa peralihan dari masa anak-anak menuju masa dewasa. Ditandai dengan perkembangan yang sangat cepat dari aspek fisik, psikis, dan sosial. Banyak dari kalangan remaja mengikuti trend yang bervariasi seiring dengan perkembangan waktu.

Dari sekian banyaknya trend di kalangan remaja, ada juga trend pemakaian kawat gigi atau sering disebut ‘behel’. Kawat gigi atau biasa disebut dengan behel, awalnya bertujuan untuk memperbaiki struktur gigi yang tidak rata dan rapi, namun kini tujuan penggunaan kawat gigi sudah sedikit berubah.

Kalau dulu orang akan merasa sedikit malu menggunakan kawat gigi, sekarang justru lebih banyak orang yang memakai karena mereka lebih sadar akan kesehatan. Banyak orang yang memakai behel, alasannya supaya tidak ketinggalan jaman dan di anggap gaul.

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI), drg Zaura Rini Anggraeni, MDS menjelaskan pemasangan kawat gigi yang di lakukan tukang gigi dapat menimbulkan beragam efek samping. Apalagi terhadap gigi yang bermasalah baik untuk efek samping ringan hingga berat. Pemasangan behel oleh orang yang bukan ahlinya berbahaya. Karena hanya dokter tertentu yang bisa memasangkan behel yaitu dokter spesialis orthodonti.

Berikut ini efek samping pemakaian kawat gigi atau behel palsu :

Hasil gambar untuk behel palsu mengerikan

1. Tumbuhnya bakteri

Bakteri dan kuman jahat akan cepat sekali tumbuh pada bagian kawat gigi atau behel gigi palsu yang terpasang di gigi. Akhirnya nantinya yang akan terjadi adalah bau mulut dan gigi rusak pada bagian mulut.

2. Alergi

Kawat gigi logam mengandung berbagai jenis logam, termasuk nikel, tembaga dan kromium. Sekitar 30 persen pasien ortodontik dari semua pasien ortodontik lainnya memiliki alergi terhadap logam ini yang dapat menyebabkan rasa sakit dan telinga tersumbat.

3. Karang Gigi

Area di bawah dan di sekitar kurung logam dan kawat yang sulit untuk di bersihkan, sisa-sisa makanan bisa terjebak di daerah-daerah yang sulit di jangkau sikat gigi, yang mengarah ke penumpukan plek, hal ini mengakibatkan orang dengan kawat gigi logam dapat berisiko tinggi mengalami kerusakan gigi dan penyakit gusi. Untuk menghindari masalah ini, anda harus menggunakan sikat khusus untuk membersihkan gigi anda.

4. Pemasangan Tidak Sesuai Prosedur

Pemasangan kawat gigi atau behel gigi palsu yang di lakukan sendiri atau oleh orang yang bukan ahlinya. Mengakibatkan tatanan giginya menjadi rusak tak beraturan. Hal ini karena cara pemasangannya tidak higienis. Untuk pemasangan sendiri harus ada prosedur langkah-langkahnya yang jelas.

Baca Juga :