Teknik Reservoir Minyak dan Gas

By | July 6, 2019

Teknik Reservoir Minyak dan Gas

Teknik Reservoir Minyak dan Gas

Teknik Reservoir Minyak dan Gas

Definisi Reservoir

Reservoir adalah suatu tempat terakumulasinya fluida hidrokarbon (minyak dan atau gas) dan air di bawah permukaan tanah.

Unsur Penyusun Reservoir

Wadah :

Batuan reservoir, ciri batuan ini harus berpori, dan berpermeabel karena minyak akan menempati pori dan bermigrasi melalui pori yang permeabel, sehingga minyak dapat terakumulasi.
Lapisan penutup (cap rock), ciri dari batuan ini harus tidak berpermeabel (non-permeable) karena jika berpermeable minyak akan terus bermigrasi.
Perangkap reservoir (reservoir trap), perangkap disini maksudnya adalah tempat terkumpulnya minyak atau dan gas, contohnya seperti mangkuk terbalik. padatan mangkuknya di ibaratkan cap rock sedangkan area wadah yang dapat di tempati fluida pada mangkuk di ibaratkan reservoir rock, hanya saja pada mangkuk porositasnya 100%.

Isi :

Minyak dan atau gas, merupakan campuran kompleks yang terdiri dari senyawa hidrogen, karbon, nitrogen, sulfur, dan senyawa logam.
Air, merupakan air formasi.

Kondisi reservoir:

Tekanan, tekanan ini diakibatkan tumpukan batuan diatasnya (overburden).
Temperatur, suhu akan tinggi jika semakin dekat dengan inti bumi, selain itu juga karena pengaruh tekanan.

Batuan Induk (source rock), merupakan sumbernya hidrokarbon, diibaratkan dapurnya.

Perangkap Reservoir (Trap)

Perangkap Struktural
Perangkap yang terbentuk akibat adanya gejala-gejala tektonik atau struktur, seperti perlipatan dan patahan.

Perangkap Stratigrafi
Perangkap yang terbentuk karena perubahan lithologi batuan, dengan kata lain batuan reservoir menghilang atau berubah fasies menjadi batuan lain atau batuan yang karakteristik reservoir menghilang sehingga merupakan penghalang permeabilitas.

Perangkap Kombinasi

Perangkap yang terbentuk karena kombinasi antara perangkap struktur dan perangkap stratigrafi.

Tenaga Pendorong Reservoir (mekasisme mendorong)
Setiap reservoir minyak pasti memiliki mekanisme pendorong. Mekanisme pendorong reservoir didefinisikan sebagai tenaga yang dimiliki oleh reservoir secara alamiah, sehingga menyebabkan dapat mengalirnya fluida hidrokarbon dari formasi menuju ke lubang sumur dan selanjutnya ke permukaan pada saat produksi berlangsung. Sedangkan besarnya tenaga pendorong ini tergantung dari kondisi P dan T formasi dimana reservoir tersebut berada, dan pelepasan energinya dipengaruhi oleh proses dan sejarah produksi yang dilakukan.
Pada dasarnya ada empat sumber tenaga yang bekerja di reservoir, yaitu :
Tenaga dorong eksternal / tekanan hidrostatik, yang biasanya berupa perembesan air (baik dari bawah maupun samping) dan pengembangan tudung gas.
Tenaga penggerak internal, yang terjadi karena adanya pembebasan gas terlarut dalam cairan.
Tenaga potensial, merupakan tenaga yang berasal dari formasi itu sendiri dan biasanya dipengaruhi oleh adanya gravitasi dan perbedaan kerapatan antara fluida formasi.
Tenaga permukaan fluida, berasal dari gaya-gaya kapiler dalam pori-pori batuan.
Kenyataan yang ada di lapangan menunjukkan bahwa mekanisme pendorong yang ada tidak selalu bekerja sendiri-sendiri, akan tetapi lebih sering dijumpai dalam bentuk kombinasi. Sedangkan jenis-jenis reserevoir berdasarkan mekanisme pendorongnya dibedakan menjadi :
Depletion Drive Reservoir
Gas Cap Drive Reservoir
Water Drive Reservoir
Segregation Drive Reservoir
Combination Drive Reservoir

Baca Juga :