ALASAN TRANSLASI MATA UANG ASING

By | August 21, 2019

ALASAN TRANSLASI MATA UANG ASING

ALASAN TRANSLASI MATA UANG ASING

  • Translasi mata uang asing adalah proses pelaporan informasi keuangan dari satu mata uang ke mata uang lainnya.

Translasi mata uang asing dilakukan untuk mempersiapkan laporan keuangan gabungan yang memberikan laporan pada pembaca informasi mengenai operasional perusahaan secara global, dengan memperhitungkan laporan keuangan mata uang asing dari anak perusahaan terhadap mata uang asing induk perusahaan.

Tiga alasan tambahan dilakukannya translasi mata uang asing, yaitu:

  1. mencatat transaksi mata uang asing;
  2. memperhitungkan efeknya perusahaan terhadap translasi mata uang; dan
  3. berkomunikasi dengan peminat saham asing.

LATAR BELAKANG DAN TERMINOLOGI

Transaksi mata uang bisa terjadi langsung di pasar spot, pasar forward, atau pasar swap.

  • Kurs pasar spot dipengaruhi berbagai faktor, termasuk juga perbedaan tingkat inflasi antar negara, perbedaan pada saham nasional, dan ekspektasi mengenai arah tingkat mata uang selanjutnya. Kurs ini bersifat langsung atau tidak langsung.
  • Kurs pada pasar forward adalah persetujuan untuk mentranslasikan sejumlah mata uang yang telah ditetapkan untuk masa yang akan datang.  Transaksi pada pasar forward mendapatkan potongan atau premi dari pasar spot, atau sebagai tingkat palsu pasar forward.
  • Transaksi kurs swap melibatkan pembelian spot dan penjualan forward yang simultan, atau penjualan spot dan pembelian forward mata uang.

 

EFEK LAPORAN KEUANGAN TERHADAP KURS ALTERNATIF TRANSLASI MATA UANG ASING

Tiga kurs translasi yang digunakan untuk mentranslasikan neraca mata uang asing terhadap mata uang domestic, yaitu:

  • Kurs saat ini; kurs yang berlaku pada tanggal laporan keuangan.
  • Kurs historis; translasi mata uang yang berlaku saat asset dengan mata uang pertama kali didapatkan atau saat kewajiban dengan mata uang asing pertama kali muncul.
  • Kurs rata-rata; nilai rata-rata biasa atau dengan pembobotan baik pada kurs historis atau saat ini.
  • Transaksi Mata Uang Asing

Kriteria Mata Uang Fungsional

Faktor EkonomiMata Uang Lokal sebagai Mata Uang FungsionalMata Uang Induk Perusahaan sebagai Mata Uang Fungsional
Arus KasMenggunakan mata uang local dan tidak berpengaruh terhadap arus kasBerpengaruh secara langsung terhadap arus kas dan dikembalikan ke induk perusahaan
Harga JualSangat tidak peduli dengan tingkat perubahan nilai tukar dan diatur oleh kompetisi localResponsif terhadap perubahan nilai tukar dan dilakukan oleh kompetisi internasional
Harga PasarKebanyakan pada negara adidaya dan menggunakan mata uang localKebanyakan pada negara induk dan menggunakan mata uang negara induk
Anggaran BiayaSering terjadi pada daerah localSangat berkaitan dengan faktor produktif yang diberikan dari induk perusahaan
KeuanganMenggunakan mata uang local dan dilayani oleh operasional localDiberikan oleh induk perusahaan atau bergantung pada induk perusahaan agar memenuhi kewajiban jangka panjang
Internal PerusahaanJarang, tidak ekstensifSering kali dan transaksi yang ekstensif

Sumber : https://www.anythingbutipod.com/