Doa Iftitah – Arab, Latin dan Artinya

By | September 3, 2019

Doa Iftitah adalah doa yang dibaca di awal doa, tepat setelah Takbiratul Ihram dan sebelum Surah Al Fatihah dibaca. Shalat Iftitah hanya dibaca di Rak’ah pertama.

Doa Iftitah dimulai dengan pemuliaan kebesaran dan kemuliaan Allah Ta’ala, kemudian dengan permintaan untuk berdoa dengan tunduk pada hamba kepada Rabb-nya.

Dan shalat Iftitah harus dibaca untuk shalat Fardhu dan shalat Sunnah, seperti yang dilakukan oleh Nabi dan para sahabatnya.

Dan dalam artikel ini, saya akan memberi tahu Anda tentang sifat dari doa-doa Iftitah yang dibacakan oleh Nabi Sallallaahu Alaihi Wa Alihi Wa Sahibihi Wa Sallam dan teman-temannya yang dikutip dari https://waheedbaly.com.

Hukum Tertulis Doa Iftitah

Hukum pembacaan Iftitah adalah Sunnah, seperti yang dinyatakan Abu Hurairah:

كان رسول الله صلى الله عليه وسلم إذا كبر في الصلاة سكت هنية قبل أن يقرأ. فقلت: يا رسول الله! بأبي أنت وأمي; رأيت سكوتك بين التكبير والقراءة; ما تقق? قال: “أقول: …” فذكره

“Biasanya Nabi sallallaahu’alaihi berhenti setelah Bertakbir sebelum membaca ayat, jadi saya bertanya kepadanya, wahai Rasulullah, saya mengantarkan Anda dengan ayah dan ibu saya, saya melihat Anda hidup antara Takbir dan membaca ayat Apa yang Anda baca ketika itu adalah: … (dia menyebutkan doa Istiftah) “(Muttafaqun ‘alaih).

Jenis shalat menurut Sunnah Nabi dan maknanya
Berikut adalah jenis-jenis doa, jika dipilih. Silakan pilih satu yang ingin Anda baca sambil berdoa di mana saja.

Doa Iftitah I

Doa Iftitah ini biasanya digunakan oleh gereja ketika doa Fardhu dan doa Sunnah adalah sebagai berikut:

الله اكبر كبرا والحمد لله كشيشراوسبحان الله بكرة واصيصلا. انج وجهت وجهي للذي فطرالسماوات والاارض حنيفا مسلما وما ان من ان صلاتي ونسكي ومحياي ومماتي للا لانان لا شرشيك له وب لك امرت وان من المسلمين.

Doa Iftitah bacaan Latin

Allaahu akbaru kabiira walhamdulilaahi katsiro, wa Subhaanallaahi Bukratawn wa’ashiila, yaitu wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifan musliman wamaa anaa minal musyrikiin. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi Laa shariikalahu wa bidzaalika umirtu wa anaa minal muslimiin.

Arti dari doa Iftitah
Tuhan itu hebat dengan satu ukuran. Puji Tuhan sebanyak mungkin. Kemuliaan bagi Tuhan di pagi dan sore hari. Saya berbalik kepada Tuhan, yang menciptakan langit dan bumi dengan semua kepatuhan dan kepatuhan, dan saya tidak termasuk di antara mereka yang bermitra dengannya.

Sungguh, doa saya, ibadah saya, hidup saya, dan kematian saya hanya milik Allah, Tuhan semesta alam, yang bukan sekutu bagi-Nya. Dalam segala hal yang diperintahkan, saya termasuk di antara mereka yang menyerah. (Muslim).

Doa Iftitah II

Berikut ini adalah doa Hadis yang diceritakan oleh Ibnu Majah:

انى وجهت وجهى للذى فطر السمو ات والارض حنيفا وما انا من المشر كين ان صلاتى ونسكى ومهياي ومماتى لله رب العالمين لا شريك له وبذلك امرت و انا اول المسلمين

Innii Wajjahtu Wajhiya Lil Ladzii Fathoros Samaawaati Wal Ardho Haniifam Mushlimaw Wamaa Minal Musyrikiin, Innaa Sholaatii Wanusukii Wamahyaaya Wamamaatii Lillahirabbil Aalamiin. Laa shariikalahu wa bidzaalika umirtu wa ana minal muslimin.

artinya:

Sungguh, saya menghadapi Allah, yang telah menciptakan surga dan bumi dalam penyerahan, dan saya bukan milik sekelompok musyrik. Sungguh, doa saya, kesembuhan saya, hidup saya dan kematian saya hanya untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tidak ada pasangan dengan-Nya. Dan dengan itu saya diperintahkan. Dan saya adalah orang pertama yang menyerah.

Aturan untuk membaca doa Iftitah

  • Shalat Iftitah hanya dibaca di Rak’ah pertama. Kecuali lupa.
  • Doa Iftitah dibacakan untuk Takbiratul Ihram dan ke Al Fatihah.
  • Jika seseorang lupa membaca doa Iftitah di rakaat pertama, ia bisa membacanya di rakaat kedua.
  • Publik diperbolehkan untuk tidak membacanya.

Ini adalah doa Iftitah Arab, doa Iftitah Latin, doa Iftitah Indonesia, usul untuk membaca doa Iftitah, dan aturan untuk membaca doa Iftitah yang diinginkan Tuhan berguna bagi kita semua . Aaamiiin Allahuma Aaamiiin.

Baca Juga :