Cara menghadapi anak tantrum

By | October 11, 2019

Cara menghadapi anak tantrum

Ada sejumlah tips yang dapat Anda praktikkan ketika menghadapi anak tantrum, yakni:

Jangan pernah meninggalkan anak

Saat anak memperlihatkan fenomena tantrum, tidak boleh pernah meninggalkan mereka. Seberapa juga marahnya Anda, tetap perlihatkan sikap yang tenang. Kalaupun tidak tahan dengan sikap anak, dapat meninggalkan ruangan sebentar lantas kembali lagi.

Kalau kita meninggalkan anak tantrum sendirian, sekian banyak hal dapat terjadi. Termasuk hal-hal yang tidak diinginkan. Apalagi, seorang anak tantrum terkadang mempunyai kecenderungan guna menyakiti dirinya. Bisa dibayangkan kalau urusan tersebut terjadi ketika Anda tidak sedang di sampingnya?

Ingat, Anda ialah seorang dewasa dan tengah menghadapi anak kecil

Sebagai orang tua, kita seharusnya mempunyai sikap lebih dewasa. Apalagi, yang dihadapi ialah seorang anak dengan umur di bawah 5 tahun.

Lakukan komunikasi ketika waktu senggang

Saat menjelang istirahat atau dalam situasi tenang, Anda dapat mengajak anak untuk mengobrol mengenai fenomena tantrum yang mereka perlihatkan. Jangan tak sempat untuk menyampaikan kata maaf sebab telah menciptakan anak marah. Hal ini juga sekaligus menjadi pembelajaran untuk anak guna terbiasa meminta maaf untuk orang lain.

Tunjukkan rasa sayang

Menunjukkan rasa sayang juga dapat menjadi salah satu teknik untuk menangani fenomena tantrum pada anak. Terutama pada ketika anak telah dalam situasi tenang. Katakan bila Anda menyayanginya, lagipula kalau mereka bersikap baik. Jangan ragu-ragu pun memperlihatkan rasa sayang itu dengan menyerahkan pelukan yang erat.

Perhatikan situasi ketika anak memperlihatkan fenomena tantrum

Jangan lupa, Anda pun harus menyimak situasi yang kerap menciptakan anak memperlihatkan fenomena tantrum. Apakah urusan itu muncul ketika tengah lapar atau mengalami kendala dalam bermain.

Setelah memahami momen tersebut, kita pun dapat mengatasinya dengan lebih cepat. Sebelum si kecil menunjukkan tanda-tanda tantrum, Anda dapat secara aktif mengerjakan penanganan. Mulai dari menolong mereka, menyerahkan petunjuk secara rinci, atau dapat pula memindahkan perhatian anak ke kegiatan lain.

sumber : http://www.sports-central.org/cgi-bin/axs/ax.pl?https://www.pelajaran.co.id