Dengan Metode Ini, Biaya Deteksi Penyakit Asma Kian Murah

By | October 8, 2019

Dengan Metode Ini, Biaya Deteksi Penyakit Asma Kian Murah

Dengan Metode Ini, Biaya Deteksi Penyakit Asma Kian Murah

Dengan Metode Ini, Biaya Deteksi Penyakit Asma Kian Murah

 

Penggunaan Gas Chromatography (GC) untuk mendiagnoas penyakit asma membutuhkan biaya

yang sangat mahal. Hal ini mendorong Dr Ir Hari Agus Sujono MSc untuk memutar otaknya.

Hari mencoba mengembangkan metode diagnosa udara pernapasan menggunakan Hidung Elektronik dalam disertasi doktoralnya di Departemen Teknik Elektro Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

Ia mengklaim hasil penelitian yang dilaksanakan sejak tahun 2009 ini mampu menghemat sampai 90 persen biaya diagnosa penyakit asma.

“Hingga saat ini pengembangan teknologi pemantauan medis dan metode diagnosa

yang biasa digunakan masih didasarkan pada komposisi cairan pada manusia seperti darah dan urin,” katanya.

Dinyatakan, meskipun cara tersebut memiliki akurasi yang sangat tinggi serta biaya yang terjangkau, namun memerlukan waktu yang lama dan berbahaya bagi pasien dan petugas

Pria yang juga memperoleh gelar sarjananya di ITS ini menyatakan, metode diagnosa lain yang sedang berkembang saat ini adalah metode diagnosa udara pernapasan. Metode ini memanfaatkan sampel udara yang diambil dari pasien yang kemudian dianalisis untuk mengetahui perubahan konsentrasi senyawa tertentu.

“Saat ini, diagnosa udara pernapasan membutuhkan GC, yang mana dapat mendiskriminasi dan mengidentifikasi molekul-molekul yang ada dalam campuran gas,” jelasnya.

Pria kelahiran Kediri ini menyayangkan biaya yang harus dikeluarkan untuk

melakukan diagnosa dengan metode ini. Karena bisa menyentuh kisaran puluhan juta rupiah, dan menurutnya biaya tersebut sangat mahal.

“Selain itu, proses pengambilan sampel dan pengujiannya pun rumit,” tandasnya.

Oleh karena itu, di bawah bimbingan Dr Muhammad Rivai ST MT dan Prof Dr Muhammad Amin dr SpP(K), dosen tetap Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS) ini mengusulkan alternatif lain yang lebih murah dan bersifat portabel, yakni Hidung Elektronik.

 

 

Baca Juga :