TATA CARA PENGADAAN MESIN-MESIN KANTOR

By | November 13, 2019

TATA CARA PENGADAAN MESIN-MESIN KANTOR

TATA CARA PENGADAAN MESIN-MESIN KANTOR

TATA CARA PENGADAAN MESIN-MESIN KANTOR

  1. Membeli

Membeli merupakan cara pemenuhan kebutuhan mesin dengan jalan organisasi membayar sejumlah uang tertentu kepada penjual atau supplier untuk mendapatkan sejumlah mesin sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak. Setelah transaksi jual beli ini selesai, barang atau mesin yang telah dibeli menjadi hak milik organisasi. Pengadaan mesin dengan cara pembelian ini merupakan cara yang dominan dilakukan oleh organisasi.

  1. Meminjam

Meminjam merupakan cara pemenuhan kebutuhan mesin yang diperoleh dari pihak lain dengan tanpa memberikan imbalan dalam bentuk apapun. Pemenuhan kebutuhan dengan cara ini hendaknya dilakukan hanya untuk memenuhi kebutuhan mesin yang sifatnya sementara dan harus mempertimbangkan citra baik suatu perusahaan atau organisasi.

  1. Menyewa

Menyewa merupakan carapemenuhan kebutuhan mesin yang diperoleh dari pihak lain dengan memberikan imbalan sesuai kesepakatan dua belah pihak. Pemenuhan kebutuhan mesin dengan cara ini hendaknya dilakukan apabila mesin bersifat sementara atau temporer.

  1. Membuat sendiri

Membuat sendiri merupakan cara pemenuhan kebutuhan mesin dengan jalan membuat sendiri yang dilakukan oleh pegawai atau suatu unit kerja tertentu. Pemilihan cara ini harus memperhatikan tingkat efektivitas dan efesiensinya apabila dibandingkan dengan cara pengadaan mesin yang lain.

  1. Menukarkan

Menukarkan merupakan cara pemenuhan kebutuhan mesin dengan jalan menukarkan mesin yang dimiliki dengan mesin yang dibutuhkan organisasi dari pihak lain. Pemilihan cara pengadaan mesin ini harus mempertimbangkan adanya saling menguntungkan di antara kedua belah pihak dan mesin yang ditukarkan harus merupakan mesin yang sifatnya berlebihan atau mesin yang dipandang dan dinilai sudah tidak layak guna maupu bernilai guna lagi.

  1. Substitusi

Substitusi merupakan cara pemenuhan kebutuhan mesin dengan cara mengganti material lain yang memiliki fungsi sama untuk memenuhi suatu kebutuhan tertentu.

  1. Pemberian/Hadiah

Pemberian/hadiah merupakan cara pemenuhan kebutuhan mesin dengan menggunakan mesin yang merupakan pemberian/hadiah dari pihak lain.

  1. Perbaikan/Rekondisi

Perbaikan/rekondisi merupakan cara pemenuhan kebutuhan mesin dengan jalan perbaiki mesin yang telah mengalami kerusakan, baik dengan perbaikan satu unit mesin maupun dengan jalan penukaran instrumen yang baik di antara instrumen yang rusak sehingga instrumen-instrumen yang baik tersebut dapat disatukan dalam satu unit atau beberapa unit mesin, dan pada akhirnya satu atau beberapa unit mesin tersebut dapat dioperasikan, dan kebutuhan mesin dapat dipenuhi.

Diantara beberapa alternatif  itu tentunya tidak dapat kita katakan bahwa ada satu cara paling efektif dan efesien, tetapi pemilihan suatu alternatif  pengadaan mesin diantara beberapa alternatif tersebut sangat tergantung dari sifat kepentingan dan kebutuhan, kondisi organisasional, maupun perkembangan citra baik organisasi. Sebagai contoh, apabila kebutuhan mesin sifatnya sementara dan tidak selalu digunakan, akan lebih tepat cara pengadaan mesin yang dilakukan adalah dengan menyewa, bukan dengan cara membeli karena setelah kegiatan selesai, mesin tersebut tidak digunakan lagi. Dengan demikian, apabila dilakukan dengan cara membeli tentunya merupakan tindakan pemborosan.

Penentuan cara pengadaan mesin, juga harus mempertimbangkan kondisi organisasional. Sehubungan dengan hal ini dapat di ambil contoh, apabila kondisi keuangan suatu organisasi untuk sementara tidak memungkinkan, cara pemenuhan kebutuhan mesin dapat dilakukan dengan cara meminjam misalnya, sehingga pemenuhan kebutuhan mesin tidak harus dengan cara pembelian. Namun demikian, suatu organisasi dalam pengadaan mesin pun harus tetap mempertimbangkan citra baik organisasi, dalam arti suatu organisasi jangan sampai memperoleh “cap” sebagai organisasi yang “tukang pinjam barang”  karena terlalu seringnya meminjam barang kepada organisasi lain.

Sumber :https://compass.centralmethodist.edu/ICS/Academics/OTA/OTA107__CM16/SPRG_2017_UNDG-OTA107__CM16_-A/Blog_1.jnz?portlet=Blog_1&screen=View+Post&screenType=next&&Id=7cba913b-85dd-4f88-81a9-a3cb022e7790