Program Merdeka Belajar, Guru Harus Bisa Buat Soal Tes Sendiri

By | December 19, 2019

Program Merdeka Belajar, Guru Harus Bisa Buat Soal Tes Sendiri

Program Merdeka Belajar, Guru Harus Bisa Buat Soal Tes Sendiri

Program Merdeka Belajar, Guru Harus Bisa Buat Soal Tes Sendiri

Mulai tahun depan Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) akan berganti metode baru.

Hal ini sesuai dengan program Merdeka Belajar yang digagas Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Perguruan Tinggi Nadiem Makarim.

Melalui program Merdeka Belajar nanti, maka USBN akan diganti dengan ujian (asessment) yang diselenggarakan hanya untuk sekolah. Ujian untuk menulis kompetensi siswa dapat dilakukan dalam bentuk tes tertulis dan atau bentuk penilaian lain yang lebih komprehensif seperti portofolio dan penugasan lain seperti tugas kelompok, karya tulis, dan lainnya. Guru dan sekolah pun bisa lebih merdeka dalam menilai hasil belajar siswa.

Plt Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kemendikbud Totok Suprayitno

memperkirakan, sudah banyak sekolah yang sudah siap melaksanakan USBN dengan metode yang disesuaikan Kemendikbud. Namun, bagi sekolah yang belum siap melaksanakan maka masih boleh memakai soal USBN yang sudah disiapkan sejak lama.

Baca Juga:

Kemenag Revisi Pelajaran Khilafah, Gerindra Ingatkan Jangan Gaduh
Kemenag Geser Materi Khilafah dari Mata Pelajaran Fikih ke Sejarah

Menurut Totok, sejatinya USBN tidak diwajibkan memakai tes tertulis. Evaluasi kompetensi siswa

itu bisa diganti dengan portofolio anak yang berprestasi di bidang tertentu. “Jika belum bisa, maka tidak usah nulis tidak apa-apa. Portofolio juga tidak apa-apa. Mungkin bisa nari, bisa lukis,” ujar Totok pada acara “Ngopi Santai Bincang Pendidikan dan Kebudayaan” di Jakarta, kemarin.

 

Baca Juga :