Desonide: Fungsi, Dosis, Efek Samping, Cara Pakai, dll

By | April 12, 2020

Desonide: Fungsi, Dosis, Efek Samping, Cara Pakai, dll

Kulit adalah organ tubuh yang kerap dilanda sejumlah masalah kesegaran seperti dermatitis dan alergi yang menyebabkan munculnya gejala seperti kulit gatal, bengkak, hingga ruam. Guna menanggulangi beraneka masalah kulit tersebut, ada sejumlah obat-obatan yang dapat digunakan. Salah satu dari obat-obatan berikut adalah Desonide. Simak informasi lengkap berkenaan obat Desonide jadi dari fungsi, dosis, efek samping, dan yang lainnya berikut ini!

Rangkuman Informasi Obat Desonide
Nama obat Desonide
Merek Dagang
DesOwen Cream
Apolar N Cream
LoKara
Tridesilon
Verdeso
Desonate
Golongan obat Kortikosteroid
Kategori obat Obat resep
Kategori FDA untuk Ibu Hamil dan Menyusui C
Fungsi Obat Mengatasi persoalan kulit seperti dermatitis dan alergi yang menyebabkan kulit:
Gatal
Bengkak
Ruam
Kontraindikasi Obat Penggunaan obat tidak direkomendasikan andaikata memiliki:
Hipersensitivitas terhadap obat steroid
Infeksi kulit oleh virus (cth: vaccinia, herpes simplex)
Jerawat
Rosacea
Ulseratif
Diabetes
Dosis obat Topikal
Dosis untuk Dermatitis
Dewasa: 2-4 kali sehari (tergantung tingkat keparahan). Pemakaian sepanjang 2 minggu

Dosis untuk Eksim
Dewasa: 2-4 kali sehari (tergantung tingkat keparahan). Pemakaian sepanjang 2 minggu

Dosis untuk Dermatitis atopik
Dewasa: 2 kali sehari. Pemakaian sepanjang 2 minggu

Anak-anak: 2 kali sehari. Pemakaian sepanjang 2 minggu

Sediaan obat Krim, salep
Desonide Obat Apa?
Desonide obat apa? Desonide adalah obat berupa krim atau salep dari golongan kortikosteroid yang diformulasikan untuk menanggulangi gejala kulit gatal, bengkak, dan timbul ruam akibat sejumlah masalah kulit seperti dermatitis, dermatitis atopik, atau eksim.

Dermatitis, dermatitis atopik, dan eksim sendiri merupakan penyakit kulit yang dipicu oleh ada peradangan (inflamasi) terhadap organ tubuh yang satu ini. Cara kerja dari obat Desonide adalah bersama mencegah kegiatan sel-sel di dalam mengolah zat kimia yang menjadi pemicu terjadinya peradangan.

Merek Dagang Desonide
Obat ini ada di dalam sejumlah merk dagang, yaitu:

DesOwen Cream
Apolar N Cream
LoKara
Tridesilon
Verdeso
Desonate
Anda dapat mendapatkan obat Desonide di apotek maupun toko obat terdekat. Akan tetapi, Anda memerlukan resep dokter untuk dapat manfaatkan obat ini.

Fungsi Obat Desonide
Fungsi dari obat ini adalah untuk meredakan gejala gatal, bengkak, maupun ruam yang keluar di kulit sebagai akibat dari sejumlah masalah kulit seperti:

Dermatitis
Eksim
Dermatitis atopik
Peringatan Obat Desonide
Dalam manfaatkan obat ini, ada sejumlah hal penting yang wajib Anda ketahui dan pahami. Simak penjelasannya berikut ini!

1. Kontraindikasi Obat Desonide
Penggunaan obat tidak direkomendasikan terhadap orang-orang bersama sejumlah kondisi. Pasalnya, hal ini dapat turunkan efektivitas obat atau bahkan mengundang reaksi-reaksi yang dapat saja membahayakan tubuh.

Kondisi-kondisi yang dimaksud meliputi:

Hipersensitivitas terhadap obat steroid
Infeksi kulit oleh virus (cth: vaccinia, herpes simplex)
Jerawat
Rosacea
Ulseratif
Diabetes
Sampaikan terhadap dokter sebelum akan manfaatkan obat Desonide andaikata Anda punya keliru satu dari kondisi-kondisi di atas agar dokter dapat mencarikan alternatif obat pengganti yang lebih aman untuk digunakan.

2. Peringatan dan Perhatian Obat Desonide Lainnya
Sementara itu, peringatan dan perhatian lainnya yang wajib diketahui adalah sebagai berikut:

Jangan mengonsumsi obat andaikata Anda juga tengah mengonsumsi obat-obatan yang berinteraksi bersama obat ini.
Hentikan penggunaan obat terkecuali dirasa mengalami sejumlah efek samping seperti kepala pusing, mual, muntah, cemas, dan gejala efek samping lainnya sebagaimana sudah disebutkan di atas.
Beritahu dokter andaikata Anda tengah mengonsumsi obat-obatan tertentu, punya alergi obat, atau punya riwayat suatu penyakit.
Apakah Obat Desonide Aman bagi Ibu Hamil dan Menyusui?
Deferasirox masuk ke di dalam kategori C di dalam hal tingkat keamanan bagi ibu hamil dan menyusui berdasarkan klasifikasi dari United States Food and Drugs Administration (USFDA).

Kategori C diberikan terhadap style obat yang berdasarkan penelitian—dengan objek hewan—menunjukkan ada efek negatif terhadap janin, tetapi belum dapat dipastikan apakah efek yang sama juga terjadi terhadap manusia.

Atas dasar hal tersebut, obat bersama kategori C dapat diberikan terhadap ibu hamil dan menyusui HANYA terkecuali faedah yang diberikan lebih besar ketimbang risiko yang ditimbulkan.

Interaksi Obat Desonide
Obat ini bakal berinteraksi terkecuali digunakan sejalan bersama sejumlah style obat-obatan maupun zat-zat khusus lainnya. Interaksi yang terjadi berdampak terhadap menurunnya efektivitas kinerja obat maupun mengundang reaksi-reaksi khusus terhadap tubuh.

Obat-obatan dan zat yang dimaksud di antaranya sebagai berikut:

Fluticasone
Salmeterol
Aspirin
Diphenhydramine
Ubiquinone
Duloxetine
Fluticasone nasal
Furosemide
Atorvastatin
Pregabalin
Polyethylene glycol 3350
Acetaminophen
Hydrocodone
Albuterol
Montelukast
Levothyroxine
Vitamin B12 (cyanocobalamin)
Vitamin C (asam arkobat)
Vitamin D3 (kolekalsiferol)
Cetirizine
Asam lemak omega-3
Sampaikan terhadap dokter andaikata Anda juga tengah mengonsumsi obat-obatan di atas agar dokter dapat mencarikan alternatif obat pengganti yang lebih aman.

Efek Samping Obat Desonide
Penggunaan obat mungkin bakal mengundang gejala efek samping, meskipun terbilang jarang terjadi. Gejala efek samping yang dimaksud adalah sebagai berikut:

1. Efek Samping Umum
Efek samping Desonide yang umum terjadi adalah:

Kulit berubah warna menjadi kemerahan
Kulit jadi panas
Kulit jadi seperti terbakar
Kulit melepuh
Iritasi kulit
Timbul ruam
Kulit mengelupas
Gatal
Pembengkakan
Kulit mengering
Kulit berkeringat
2. Efek Samping Tidak Umum
Pada masalah yang lebih jarang lagi, penggunaan obat Desonide ini bahkan dapat menyebabkan gejala efek samping yang tidak umum dan hingga sekarang belum dapat dipastikan mengapa hal berikut dapat terjadi.

Gejala efek samping tidak umum yang dimaksud yaitu:

Penglihatan kabur
Kebutaan
Nyeri di area mata
Sakit kepala
Mual
Muntah
Area di kurang lebih mulut memerah dan berkerak
Sementara itu, lebih dari satu gejala efek samping tidak umum lainnya yang juga wajib Anda ketahui dan waspadai adalah sebagai berikut:

Demam
Sakit tenggorokan
Batuk
Benjolan berwarna kemerahan di permukaan kulit
Kulit jadi seperti tertusuk-tusuk
Warna kulit memudar
Kulit menjadi lebih tipis
Pembuluh darah keluar dari luar kulit (spider veins)
Pembengkakan terhadap kulit wajah, bibir, dan lidah
Perlu diketahui, gejala efek samping di atas mungkin jarang terjadi. Kalaupun terjadi, hal ini merupakan suatu hal yang lumrah dan kebanyakan bakal mereda sesudah lebih dari satu saat. Kendati demikian, Anda direkomendasikan untuk segera memeriksakan diri ke dokter andaikata gejala yang dirasakan tak kunjung mereda sesudah lebih dari satu lama.

Dosis Obat Desonide
Melihat dari peruntukannya, Desonide masuk ke di dalam kategori obat resep. Itu artinya, penggunaan obat ini tidak dapat sembarangan dan wajib di bawah pengawasan dokter beserta resep yang diberikan.

Berikut ini adalah informasi berkenaan ketetapan dosis obat yang wajib Anda ketahui.

1. Dalam Bentuk Apa Obat Desonide Tersedia?
Desonide ada di dalam bentuk krim atau salep (topikal) bersama sejumlah merk dagang dan takaran. Obat ini dapat diperoleh di apotek maupun toko obat terdekat.

Pastikan Anda memilih merk obat Desonide secara benar sesuai bersama kebutuhan dan tentunya, panduan dari dokter yang menangani.

2. Dosis Obat Desonide
Dosis obat ini dibagi berdasarkan style penyakit kulit yang dialami oleh Anda. Berikut adalah informasi berkenaan dosis Desonide terhadap umumnya:

Dosis Obat Desonide untuk Dermatitis
Dewasa: 2-4 kali sehari (tergantung tingkat keparahan). Pemakaian sepanjang 2 minggu

Dosis Obat Desonide untuk Eksim
Dewasa: 2-4 kali sehari (tergantung tingkat keparahan). Pemakaian sepanjang 2 minggu

Dosis Obat Desonide untuk Dermatitis atopik
Dewasa: 2 kali sehari. Pemakaian sepanjang 2 minggu

Anak-anak: 2 kali sehari. Pemakaian sepanjang 2 minggu

Dosis yang diresepkan oleh dokter Anda mungkin saja berbeda. Pastikan untuk manfaatkan obat sesuai bersama ketetapan dari dokter fungsi menjauhi kelebihan penggunaan (overdosis) yang mungkin saja dapat berdampak jelek bagi tubuh Anda.

Cara Pakai Obat Desonide
Obat ini hanya untuk penggunaan terhadap kulit. Berikut ini adalah panduan atau langkah manfaatkan obat Desonide yang wajib Anda ketahui dan pahami:

Cuci tangan dan area kulit yang terdampak masalah kulit lebih-lebih dahulu manfaatkan air hangat.
Keringkan tangan dan area kulit yang terdampak manfaatkan handuk bersih.
Oleskan krim atau salep secukupnya ke area kulit di mana timbul gejala gatal, bengkak, atau ruam.
Oleskan secara perlahan bersama gerakan memutar.
Oleskan krim atau salep sesuai bersama dosis yang tadi sudah disebutkan di atas, atau sesuai bersama dosis yang sudah ditetapkan oleh dokter Anda.
Gunakan salep obat ini secara teratur, yakni di rentang sementara yang sama tiap-tiap harinya. Contoh, tiap-tiap 12 jam sekali (untuk dosis 2 kali sehari). Tentukan jadwal penggunaan obat dan jalankan tiap-tiap hari secara konsisten.
Apabila lupa manfaatkan obat terhadap jadwal yang sudah ditentukan, segera manfaatkan kala ingat (berlaku terkecuali jarak bersama jadwal penggunaan obat selanjutnya tetap jauh, andaikata 8 jam lagi). Hindari penggunaan obat melampaui dosis sebagai pengganti jadwal yang terlewat.
Setelah selesai mengoleskan obat, sebaiknya tidak menutup area kulit berikut bersama kain, perban, atau semacamnya (kecuali terkecuali direkomendasikan oleh dokter).
Apabila salep obat dioleskan di area kulit muka yang dekat bersama mata, oleskan secara hati-hati agar tidak berkenaan mata. Pasalnya, obat yang berkenaan mata dapat menyebabkan iritasi dan berujung terhadap terganggunya penglihatan.
Apabila salep obat dioleskan di area kulit yang dekat bersama mulut, oleskan secara perlahan agar tidak berkenaan bibir dan masuk ke di dalam mulut. Pasalnya, persentase bahan kimia di di dalam obat ini dapat saja berbahaya terkecuali tertelan.
Apabila obat telanjur terkena mata atau mulut, segera membersihkan keduanya bersama air bersih yang banyak.
Imbangi penggunaan salep bersama menjaga kulit dari paparan sinar matahari, kotoran, dan sebagainya untuk sementara waktu. Selain itu, menjaga kebersihan kulit juga direkomendasikan fungsi mempercepat proses penyembuhan
Jika sesudah 2 minggu (penggunaan maksimal yang disarankan) kondisi kulit tidak juga membaik, segera periksakan diri Anda ke dokter fungsi dilakukan kontrol lebih lanjut fungsi melacak tahu penyebab dan juga langkah medis apa yang selanjutnya wajib diambil
Petunjuk Penyimpanan Obat Desonide
Obat ini wajib disimpan di area yang benar untuk agar mutu obat tetap terjaga. Berikut adalah panduan penyimpanan obat yang wajib Anda terapkan:

Simpan obat di area bersuhu 20 – 25 derajat celcius.
Hindari menyimpan obat di area lembap.
Hindari menyimpan obat di area yang terpapar sinar matahari langsung.
Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
Segera buang obat andaikata sudah memasuki masa kedaluwarsa.

Itu dia informasi berkenaan obat Desonide yang wajib Anda ketahui. Semoga bermanfaat!

Artikel Lainnya : teknik dasar sepak bola

Baca Juga :