Klasifikasi Chelicerata

By | April 20, 2020

Klasifikasi Chelicerata

Klasifikasi Chelicerata

Arachnida

Arachnida merupakan kelas dari filum arthropoda dan subfilum Chelicerata. Semua arachnida memiliki delapan kaki, meskipun di beberapa spesies pasangan depan dapat mengkonversi untuk fungsi sensorik. Istilah ini berasal dari bahasa Yunani yaitu dari kata Arachne,yang berarti laba-laba (Dunlop, 2008).


Hampir semua masih ada arachnida adalah terestrial. Namun, beberapa mendiami lingkungan air tawar dan, dengan pengecualian dari zona pelagik , lingkungan laut juga. Mereka terdiri lebih dari 100.000 nama spesies, termasuk laba-laba, kalajengking, harvestmen, kutu, tungau dan solifugae.


Ciri-cirinya

  1. Abdomen tidak memiliki apendik sebagai alat gerak
  2. Matanya sederhana
  3. Tubuh tertutup kutikula
  4. Dilengkapi bulu-bulu indera atau sisik
  5. Pedipalpi biasanya sebagai alat indera
  6. Tidak mempunyai insang
  7. Umumnya ovipar
  8. Tidak ada metamorfosa kecuali pada Acarina
  9. Hidup di darat

Bagian tubuh Aracnida di bagi menjadi dua segmen yaitu prosoma (cephalothorax) dan ophisthosoma (perut) yang dilindungi oleh karapas. Hewan ini memiliki empat pasang kaki, Arachnida memlki pedipalpus yang tampak seperti kaki, pedipalpus berfungsi sebagai alat untuk mencari makanan bagi arachnida.


Pycnogonida

Pycnogonida merupakan hewan avertebrata akuatik dari filum Arthropoda dan subfilum Chelicerata. Pycnogonida dikenal sebagai laba-laba laut (Sea Spider). Pycnogonida dapat di temukan di wilayah perairan Australia, Selandia Baru, Laut Mediterania dan Laut Karibia (Anonim, 2011).


Ciri-cirinya

  1. Warna tubuh gelap dan kusam
  2. Tubuh panjang dan langsing
  3. Berukuran 1-90 cm
  4. Tubuhnya bersegmen
  5. Hidup di perairan dengan kedalaman 7000 m
  6. Memiiki empat pasang kaki

Pycnogonida mempunyai tubuh yang bersegmen, langsing dengan kaki yang panjang. Tubuh terdiri dari kepala, thorax (dada) dan abdomen (perut). Pada bagian kepala terdapat mata yang sewaktu-waktu dapat menhilang. Hewan ini memiliki empat pasang kaki tetapi ada beberapa spesies yang memiliki lima sampai enam pasangg kaki.


Xiphosura

Xiphosura sering dikenal dengan sebutan Mimi (jantan) dan Mituno (betina) di jawa. Bentuk dari hewan ini mirip dengan tapal kuda sehingga Xiphosura dikenal Horse Shoe Crab atau kepiting tapal kuda, meskipun hewan ini disebut keiting tetapi hewan ini bukanlah kepiting yang sesungguhnya (Olovia, 2010)


Ciri-cirinya

  1. Hidup di perairan laut dangkal
  2. Dapat mencapai panjang 60cm
  3. Berwarna coklat tua atau hijau kecoklatan
  4. Bentuk tubuh cembung
  5. Karapas berbentuk sepatu kuda yang menutup prosoma
  6. Pada bagian dorsal terdapat sepasang mata majemuk dan sepasang mata sederhana

Xiphosura mempunyai bentuk tubuh yang cembung karapas berbentuk sepatu kuda yang tetutup cephalotorax sehingga orang Amerika menyebutnya “Horseshoe Crab” (kepiting tapal kuda) dan orang inggris menyebutnya “King Crab” (kepiting raja). Pada bagian karapas terdapat sepasang mata majemuk dan sepasang mata sederhana.


Pada sisi bawah cephalotorax terdapat enam pasang apendiks dimana apendiks pertama disebut chelicerae dan apendiks kedua pedipalpi. Tubuh dibagi menjadi cepholothorax anterior dan posterior. Berbentuk berbentuk spike atau telson, berfungsi sebagai alat untuk menggali di pasir dan tuas jika menemukan dirinya terbalik.


Baca Juga :