Evaluasi Pada Peserta Pelatihan

By | May 17, 2020

Evaluasi Pada Peserta Pelatihan

Evaluasi Pada Peserta Pelatihan

Evaluasi peserta pembinaan merupakan

penilaian yg bertjuan buat mengetahui dan mencari fakta tentang ketercapaian acara pembinaan ditinjau dari peningkatan kemampan atau kopetensi peserta. (Moekijat, 1990:9).

Evaluasi Kemajuan Peserta adalah evaluasi yg dilaksanakan buat mengetahui peningkatan peningkatan pengetahuan dan keterampilan melalui Pretest & Post Test. (Moekijat, 1990:8).

Dari output Pretest dan Post Test diketahui bahwa pengetahuan yg mereka miliki bisa lebih dikembangkan & ditingkatkan melalui keterlibatan mereka dalam mengikuti pelatihan. Terdapat tiga langkah evaluasi pelatihan menggunakan menggunakan instrumenn penilaian & rancangannya tergantung berdasarkan langkah penilaian apa yg akan dilakukan. Langkah langkah tadi diantaranya:

Evaluasi awal pembinaan; disediakan sebelum pembinaan dimulai menggunakan tujuan buat
(1).Mengetahui reaksi peserta terhadap materi yang diberikan;
(2). Mengetahui tingkat pengetahuan atau taraf kompetensi teknis peserta;
(tiga). Sebagai warta bagi pelatih.

Evaluasi proses pelatihan. Tujuannya merupakan
(1). Mengetahui reaksi peserta terhadap sebagian atau holistik program pelatihan;
(dua). Mengetahui hasil pembelajaran peserta;
(tiga). Mengantisipasi tindakan tertentu saat dibutuhkan buat mengambil langkah-langkah pemugaran.

Evaluasi acara pembinaan. Tujuannya merupakan
(1). Mengetahui output aplikasi training & pengaruhnya terhadap kinerja & perkara-masalahnya;
(2) Mengetahui opini pemimpin dan bawahan peserta mengenai hasil training;
(3). Mengetahui interaksi output training dan dampaknya bagi organisasi pada tempat peserta bekerja. (Moekijat, 1990:20).

Evaluasi sesudah training pada tingkat perilaku pada pekerjaan sangat krusial, lantaran belum tentu pengetahuan & pengalaman pembelajaran yg diperoleh mampu diterapkan pada pekerjaan, namun perilaku yg baik dalam pekerjaan merupakan adonan berdasarkan pengetahuan, keterampilan & konduite. Untuk mengetahui seberapa jauh peserta mengadakan perubahan konduite dalam pekerjaan sesudah mengikuti training, penilaian hendaknya dilaksanakan sang beberapa pihak, diantaranya: peserta sendiri, atasan peserta, bawahan peserta, sahabat sekerja & pasen dan rakyat. (Moekijat, 1990:25).

Salah satu tehnik evaluasi selesainya pelatihan yg herbi perilaku adalah pendekatan terhadap penilaian, (Moekijat, 1990:27) memakai tiga langkah evaluasi:

  • Evaluasi sang peserta segera setelah pelatihan menggunakan memakai daftar isian.
    Evaluasi oleh peserta 4 bulan sesudah pembinaan dengan menggunakan daftar isian
    Evaluasi peserta menggunakan supervisornya 6 bulan sesudah training memakai tehnik wawancara terjadwal & pertanyaannya meliputi: tujuan training, metoda,isi & pendapat tentang penerapannya.
    Bagi peserta training, evaluasi pembinaan bisa memberikan feedback berupa seberapa signifikannya pelatihan tadi memiliki impact bagi pekerjaannya, perubahan bagi dirinya, kecocokan acara & manfaat-manfaat lainnya.

Ini merupakan daftar berbagai aspek pembinaan yg dimasukkan ke dalam penilaian peserta (Moekijat, 1990:30), yaitu:

  • Apakah tujuan training, sasaran pembelajaran, dsb, telah terpenuhi
    Pertanyaan khusus mengenai kaitan berdasarkan masing-masing sesi; apakah warta yang disampaikan sudah sesuai dan memadai; apakah penyampaiannya diberikan memakai cara yg menarik
    Bagaimana para peserta mendapat & merogoh manfaat menurut setiap tugas pembinaan yang diberikan
    Apakah masih ada yang hilang menurut pelatihan tersebut
    Kualitas & hubungan berdasarkan handout
    Kenyamanan loka pembinaan
    Ruang yg diberikan menurut loka training
    Suhu dan peredaran udara dalam tempat pelatihan
    Saran-saran umum mengenai loka pelatihan (aman buat training, suasana yg damai, dsb)
    Kualitas konsumsi: tepat waktu, memadai, sesuai menggunakan harganya
    Apabila para peserta memiliki ketentuan-ketentuan training lanjutan

Sumber: http://ojel.student.umm.ac.id/seva-mobil-bekas/