Penyebab Mobil Bekas Kurang Bertenaga

By | May 16, 2020

Pernah tidak Kalian merasa andai mobil tidak bertenaga? Atau pernah merasa mobil anda lebih boros dari seringkali ? Hal itu dapat terjadi sebab penimbunan kerak karbon saldo pembakaran yang menumpuk di ruang bakar. Mengapa terjadi kerak karbon di ruang pembakaran?

Penyebab mobil tidak bertenaga dapat karena pemakaian oktan bensin yang berubah-ubah, kelaziman mengubah bahan bakar (contoh : pertalite ke kesatux atau sebaliknya) menciptakan pembakaran di ruang mesin tidak sempurna. Oktan yang lebih tinggi mempunyai tingkat pembakaran yang sempurna sampai-sampai kerak karbon di ruang pembakaran kian sedikit terjadi dan menimbulkan akibat mobil tidak bertenaga.

Penumpukan kerak karbon akan menciptakan ruang bakar semakin sempit, yang menyebabkan rasio kompresinya meningkat sampai-sampai mesin tidak responsif atau mobil tidak bertenaga dampak tumpukan kerak tersebut.

Beberapa dari kalian tentu pernah merasakan mobil tidak bertenaga. Sebenarnya urusan itu terjadi sebab tekanan kompresi pada mobil anda sudah melemah, dan sebetulnya apa sih desakan kompresi itu? Tekanan kompresi tersebut sangat dominan pada performa suatu mobil, sebab tekanan udara di dalam ruang bakar ini akan menciptakan bensin semakin gampang terbakar. Sehingga bila ada masalah desakan kompresi rendah pada mobil, maka bensin akan susah terbakar. Walaupun terjadi pembakaran, tidak akan dilangsungkan maksimal sampai-sampai akan memprovokasi tenaga yang dihasilkan.

Ciri-ciri mobil dengan desakan kompresi lemah atau mobil tidak bertenaga tidak cukup lebih laksana ini. Yang kesatu ialah mobil sulit dihidupkan di pagi hari, power atau tenaga mesin berkurang, sejumlah mobil menerbitkan asap putih dari knalpot, oli mesin sering berakhir dan yang terakhir suara mesin ingin kasar.

Penyebab mobil tidak bertenaga

Apa penyebab utama yang menyebabkan tekanan kompresi mobil lemah atau mobil tidak bertenaga? Secara umum, desakan kompresi yang lemah itu diakibatkan karena adanya kebocoran kompresi. Kebocoran kompresi terjadi sebab ada celah atau kerenggangan pada ruang bakar mengarah ke luar. Pada mesin normal, celah ini tidak boleh tetapi seiring berjalannya waktu keawetan komponen mesin bakal melemah sehingga dapat timbul sebuah celah pada ruang bakar. Komponen apa saja yang rentan sehingga menciptakan kompresi mesin melemah atau mobil tidak bertenaga?

Ring piston
Penyebab beda mobil tidak bertenaga ialah keausan ring piston terjadi sebab bagian luar ring piston bakal terus bergesekan dengan dinding silinder ketika mesin dihidupkan. Karena gesekan yang secara terus menerus terjadi, akibatnya bakal menimbulkan perpecahan yang paling kecil.

Namun perpecahan yang kecil ini lama kelamaan bakal menjadi besar dan efeknya baru terasa dalam masa-masa 5 tahun atau lebih. Oleh karena itu, walau Kalian merasa telah merawat mobil dengan maksimal dalam masa-masa 5 tahun atau lebih mesin bakal tetap merasakan tekanan kompresi rendah.

Blok silinder
Di samping dari ring piston, blok silinder yang menjadi jalur pergerakan ring piston pun akan merasakan keausan seiring berjalannya masa-masa dan menjadi salah satu hal mobil tidak bertenaga. Umumnya, kekuatan blok silinder ini lebih kuat dikomparasikan ring piston namun tidak menutup bisa jadi keausan blok silinder bakal terjadi lebih cepat dari yang dibayangkan karena sejumlah alasan.

Salah satunya hal oli mesin, ini terjadi terutama pada mesin diesel bila penggantian oli telat bahkan walaupun oli yang Kalian masukan tersebut salah (tidak cocok dengan keperluan mesin), maka keausan blok silinder dan ring piston bakal terjadi dalam kurun masa-masa 3 tahun sesudah pembelian mobil. Mengapa begitu cepat? Karena pada dasarnya oli mesin yang akan menangkal timbulnya perpecahan antara ring piston dan blok silinder. Kalau olinya tidak cukup kinerjanya, maka keausan kedua komponen ini pun akan lebih cepat terjadi dan jadi menciptakan mobil tidak bertenaga.

Klep atau Katup
Katup atau klep bermanfaat sebagai pintu masuk material (udara dan bensin) dari intake, dan sebagai pintu terbit gas buang dari mesin ke knalpot. Saat ini, mesin mobil tidak sedikit yang merealisasikan sistem double katup (DOHC) yang dengan kata lain dalam satu silinder ada dua buah katup intake dan dua buah katup exhaust. Sistem DOHC ini bakal semakin memperlancar pemasukan dan pengeluaran material terhadap mesin, namun bila ada penyetelan celah katup yang tidak cukup tepat malah akan menurunkan desakan kompresi mesin atau menjadikan mobil tidak bertenaga.

Apa sebabnya? Karena ketika terjadi pemuaian (akibat penambahan suhu mesin) batang katup bakal memanjang, bila celahnya lebar maka pemuaian batang katup ini tidak berefek apapun. Namun bila celah sebelum memuai telah sempit, ketika memuai batang katup bakal menyentuh rocker arm dan terdorong. Sehingga katup tidak banyak terbuka walau saat tersebut rocker arm tidak mengurangi katup. Ini akan menciptakan kompresi balik ke arah karbu atau intake manifold. Sehingga akan tersiar bunyi desisan ketika mesin dihidupkan.

Packing/gasket kepala silinder
Packing atau gasket kepala silinder bermanfaat merapatkan komponen blok silinder dengan head cylinder yang sama-sama berbahan logam. Tanpa gasket, maka bakal terjadi kebocoran kompresi pada sambungan ini karena keduanya sama-sama berbahan logam sampai-sampai sama-sama keras dan dapat menciptakan mobil tidak bertenaga.

Seal Busi
Seal busi lazimnya akan diganti dalam masing-masing penggantian busi, seal ini telah sepaket dengan busi (menempel di ulir busi) jadi bila Kalian mengubah busi mobil maka seal busi otomatis bakal terganti. Namun bagaimana bila kita mengubah busi dengan busi beda (tidak cocok rekomendasi) yang belum pasti pas ketika dipasang.

Jika Kalian menikmati ciri-ciri diatas terdapat pada mobil kamu, segera bawa ke bengkel mobil (kalau dapat bengkel sah yang mempunyai alat lengkap). Di bengkel, mekanik akan mengerjakan pengetesan kompresi mesin memakai alat compression tester guna meyakinkan kompresi mobil Kalian benar-benar dibawah standar.

Kalau hasilnya sudah diputuskan bahwa desakan kompresi lemah menurut keterangan dari data, maka tahapan berikutnya menggali letak dimana kebocoran kompresi ini terjadi. Langkah ini yang membutuhkan waktu lama. Karena bila masalahnya terdapat di blok silinder ataupun ring piston mesin mobil anda perlu diturunkan dahulu dari mobil, istilahnya turun mesin.

Kalau urusan ini hingga terjadi di mobil Kalian, seringkali kamu bakal langsung mengunjungi bengkel untuk mengerjakan tune up bukan ? Dalam proses tune up mesin mobil anda akan diserahkan semacam cairan berbentuk foam yang disemprotkan lewat throttle body atau yang biasa dinamakan kondisioner mesin. Cairan ini bermanfaat untuk merontokkan kerak di ruang bakar, tetapi tidak seluruh kerak bakal rontok melulu menggunakan kondisioner mesin.

Sumber : http://www.rohitab.com/discuss/user/99082-sevamobilbekas/