Penanggung  Jawab Pendidikan Islam dalam Lembaga Pendidikan

By | June 27, 2020

Penanggung  Jawab Pendidikan Islam dalam Lembaga Pendidikan

  1. a)Sekolah

 Sekolah sebagai lembaga pendidikan dan pengajaran telah ada sejak beberapa abad yang lalu, yaitu pada zaman Yunani Kuno. Kata sekolah berasal dari bahasa yunani Schola yang berarti waktu menganggur atau waktu senggang. Bangsa Yunani Kuno mempunyai kebiasaan berdiskusi guna menambah ilmu dan mencerdaskan akal. Lambat laun usaha ini diselenggarakan secara teratur dan terencana, sehingga akhirnya timbullah sekolah sebagai lembaga pendidikan formal yang bertugas untuk menambah ilmu pengetahuan dan kecerdasan akal.[5]

Sekolah atau madrasah adalah adalah lembaga lembaga yang penting setelah keluarga. Sekolah berfungsi untuk membantu keluarga menanamkan nilai – nilai pendidikan.[6]

Begitu tinggi nilai dan kewajiban yang diemban oleh seorang guru yang di bekali dengan sifat-sifat kesucian dan kehormatan maka Imam Ghazali di dalam kitabnya “Fathihatul Ulum” dan “Ihya Ulumuddin” menempatkan guru langsung sesudah kedudukan para nabi, sebagaimana sabda Nabi saw :

ان مدادالعلماء لخيرمن دماء الشهداء

Tinta para ulama’ lebih baik dari darahnya para syuhada’

Penyair terkenal Ahmad Syauki melukiskan keutamaan seorang guru dalam syairnya :

قم للمعلم وفه التبجيلا – كادالمعلم ان ينكون رسولا

Berdiri dan hormatilah guru serta berilah ia penghargaan, seorang guru itu hampir saja merupakan seorang Rasul

Jadi, tugas dan tanggung jawab sekolah yang dikendalikan oleh kepala sekolah dan guru bukanlah hanya menidik kemampuan membaca, menulis, berhitung, dan lain sebagainya tetapi lebih dari itu yakni menanamkan sikap yang sesuai dengan tuntutan masyarakat.

Sifat-sifat kepribadian dan kewajiban guru adalah :

  1. Taqwa kepada Allah swt
  2. Sehat jasmani dan rohani
  3. Berilmu pengetahuan
  4. Mencintai jabatannya sebagai guru
  5. Berwibawa
  6. Bersifat sabar dan ikhlas berkorban
  7. Manusiawi dan bersifat pemaaf
  8. Bersikap adil terhadap semua murid
  9. Periang atau gembira
  10. Dapat bekerja sama dengan orang lain dan masyarakat [7]

Guru adalah pendidik professional, karenanya secara implisit ia telah merelakan dirinya menerima dan memikul sebagian tanggung jawab pendidikan yang terpikul dipundak para orang tua. Dilihat dari ilmu pendidikan Islam, maka secara umum untuk menjadi guru yang baik dan dan diperkirakan dapat memenuhi tanggung jawab yang dibebankan le[adanya hendaknya bertakwa kepada Allah, berilmu, sehat jasmaniahnya, baik berakhlak, bertanggung jawab dan berjiwa nasional.[8]

Menurut Syahinan Zaini , tanggung jawab sekolah ini ada dua macam yaitu :

  1. Tanggung jawab yang dibebankan oleh karena pelimpahan sebagian tanggung jawab orang tua kepada sekolah.
  2. Tanggung jawab yang dibebankan oleh karena tanggung jawab guru sebagai seorang muslim terhadap muslim lainnya. [9]

 

https://ijateng.id/zombie-defense-apk/