Hikmah Disyariatkannya Qardh

By | July 14, 2020

Hikmah Disyariatkannya Qardh

Bahwasannya kondisi manusia tidak sama antara satu dengan yang lain. Ada yang kesulitan ekonomi dan ada yang kaya. Allah menganjurkan orang yang kaya member hutang kepada yang kesulitan ekonomi sebagai bentuk ibadah kepada-Nya. Demikian ini karena member hutang berarti memanfaatkan kepada orang yang kesulitan ekonomi untuk memenuhi kebutuhannya dan mengatasi kesulitannya. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

 “Barang siapa menghilangkan satu kedukaan(kesulitan) dari kedukaan-kedukaan dunia dari seseorang mukmin, maka Allah akan menghilangkan satu kedukaan(kesulitan) dari kedukaan- kedukaan akhirat darinya pada hari kiamat. Barang siapa memberi kemudahan kepada orang yang kesulitan, maka Allah akan member kemudahan kepadanya di dunia dan akhirat. Allah senantiasa menolong seseorang hamba selama ia menolong saudaranya”. HR. Muslim.

Pemberian hutang termasuk kebaikan dalam agama karena sangat dibutuhkan oleh orang yang kesulitan, susah, dan mempunnyai kebutuhan yang mendesak.

  1. Dampak Sosial Ekonomi Utang Piutang

Utang piutang mempunyai fungsi menghilangkan kesusahan, melenyapkan permusuhan dan menimbulkan kecintaan hati. Pelaku kebaikan selalu dicintai disisi Allah dan manusia. Bila seorang yang membutuhkan datang kepihak lain meminjam barang, sedangkan barang tersebut tidak dibutuhkan oleh pihak yang bersangkutan,  terutama barang yang tidak digunakan oleh pihak yang bersangkutan, pihak yang bersangkutan yang meminjamkan barang itu, tentunya akan mendapatkan pahala besar disisi Allah. Allah sangat mengancam dengan siksaan yang pedih kepada orang yang enggan menolong dengan barang-barang yang berguna. Allah berfirman:

Sumber :

https://dogetek.co/whatsapp-segera-akhiri-versi-blackberry-dan-windows-phone/