Pengertian Kebudayaan

By | July 21, 2020

Pengertian Kebudayaan

Kata “Kebudayaan” bersal dari bahasa sangsekerta yang merupakan jamak kata “buddhi” yang berarti budi dan akal. Kebudayaan diartikan sebagai hal-hal yang bersangkutan dengan budi atau akal.

Adapun istilah culture yang merupakan istilah bahasa asing yang sama artinya dengan kebudayaan berasal dari kata latin colore yang artinya mengolah atau mengerjakan, yaitu mengolah tanah atau bertani. Dari asal arti tersebut, yaitu celore kemudian colture diartikan sebagai daya dan kegiatan manusia untuk mengubah alam.

Kebudayaan adalah kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat-istiadat, dan lain kemampuan-kemampuan serta kebiasaan-kebiasaan yang didapatkan oleh manusia sebagai anggota masyarakat.

Dengan kata lain kebudayaan mencakup semuanya yang didapatkan atau dipelajari oleh manusia sebagai anggota masyarakat. Kebudayaan terdiri dari segala suatu yang dipelajari dari pola-pola perilaku yang normative. Artinya mencakup segala cara-cara atau pola-pola berpikir.

Unsur-Unsur Kebudayaan

Kebudayaan setiap bangsa atau masyarakat terdiri unsur-unsur besar maupun kecil yang merupakan bagian dari sesuatu kebulatan yang bersifat kesatuan. Misalnya kebudayaan Indonesia dapat dijumpai unsur besar seperti umpamanya majilispermusrawatan rakyat, disamping adanya unsur-unsur kecil seperti sisir, kancing, baju, peniti dan lainnya yang dijual dipinggir jalan.

Beberapa orang sarjana yang mencoba merumuskan unsur-unsur pokok kebudayaan tadi. Misalnya, Melville J. Horskovit magajukan empat unsur pokok kebudayaan yaitu : alat-alat teknologi, sistem ekonomi, keluarga, dan kekuasaan politik.

Beberapa unsur-unsur kebudayaan dipergunakan untuk kepentingan ilmiah dan analisisnya dikalsifikasikan kedalam unsur-unsur pokok atau besar kebudayaan, lazimnya tersebut cultural universal. Istilah ini menunjukkan bahwa unsur-unsur tersebut bersifat universal, yaitu antroplog yang membahas persoalan tersebut secara dunia. Para antroplog yang membahas persoalan tersebut secara lebih mendalam belum mempunyai pandangan seragam yang dapat diterima. Antopolog C. Klukckhohn didalam sebuah karyanya yang bejudul universal catefories of culture telah menguraikan ulasan para sarjana menganai hal itu.

Fungsi Kebudayaan Bagi Masyarakat

Kebudayaan mempunyai fungsi yang sangat besar bagi manusia dan masyarakat. Bermacam kekuatan yang harus dihadapi masyarakat dan anggota-anggotanya seperti kekuatan alam, maupun kekuatan-kekuatan lainnya dalam masyarakat itu sendiri tidak selalu baik baginya.

Selain itu, manusia dan masyarakat memerlukan pula kepuasan, baik dibidang spritural maupun material. Kebutuhan masyarakat tersebut diatas untuk sebagian besar dipenuhi oleh kebudayaan yang bersumber pada masyarakat itu sendiri. Dikatakan sebagian besar karena kemampuan manusia terbatas sehingga kemampuan kebudayaan merupakan hasil ciptaannya juga terbatas didalam memenuhi segala kebutuhan.

Dalam tindakan-tindakan untuk melindungi diri terhadap lingkungan alam, pada taraf permulaan, manusia bersikap menyerah dan semata-mata bertindak didalam batas-batas untuk melindungi dirinya Taraf tersebut masih banyak dijumpai pada masyarakat-masyarakat yang hingga kini masih rendah taraf kebudayaanya.

Misalnya suku bangsa kubu yang tinggal dipedalaman daerah jambi masih bersikap menyerah terhadap lingkungan alamnya. Rata-rata mereka itu masih merupakan masyarakat yang belum mempunyai tempat tinggal tetap kerena persedian bahan pangan semata-mata tergantung dari lingkungan alam. Taraf teknologi mereka belum mencapai tingkatan dimana manusia diberikan kemungkinan-kemungkinan untuk memanfaatkan dan menguasai lingkungan alamnya.

Sumber: https://andyouandi.net/konten-porno-tidak-bisa-diblokir-total/