Sejarah Sosial

By | July 20, 2020

Sejarah Sosial

Berdasarkan buku pengantar ilmu sosial, karangan bapak Dadang (2008). Pengertian sejarah social dibuat oleh Trevelyn dalam bukuna English Social History, A Survey of Six Centuries (1942). Ia berpendapat bahwa sejarah social adalah sejarah tanpa nuansa politik.

Lain lagi yang dikatakan oleh Robert J Bezucha (1972:x), menurutnya sejarah social itu ialah sejarah budaya yang mengkaji kehidupan sehari – hari anggota – anggota masyarakat dari lapisan yang berbeda – beda dan dari periode yang berbeda – beda pula.

Menurut Hobsbawm (1972:2) di dalam sejarah social itu diakui sejarah dari orang – orang miskin atau kelas bawah; gerakan – gerakan sosial; berbagai kegiatan manusia, seperti tingkah laku, adat istiadat, kehidupan sehari – hari; sejarah social dalam hubunganya dengan sejarah ekonomi.

  1. Sejarah Ekonomi

Sebenarnya sejarah ekonomi ini lebih merupakan perpaduan dari dua disiplin ilmu, seperti namanya yaitu ilmu sejarah dan ilmu ekonomi. Sejarah ekonomi mulai dianggap sebagai bidang studi tersendiri dimulai dengan dibentuknya Economic History Society pada tahun 1926, dan jurnalnya yang begitu terkenal “Economic History Review” yang mulai terbita pada tahun 1927. Selain itu dibentuknya “National Beureu of Economic Research” pada tahun 1920.

  1. Sejarah Kebudayaan

Agak sulit untuk menjelaskan secara spesifik apa itu sejarah kebudayaan, mengingat arti kebudayaan itu sendiri sangat luas. Hal ini tentu saja sangat berseberangan dengan apa yang kita pelajari di tingkat sekolah, dimana ruang lingkup sejarah kebudayaan itu lebih berkisar pada bidang arkeologi, sesuatu yang berkaitan dengan kepercayaan, seni – bangunan, seni sastra, seni pahat, dll. Namun, dalam gaya baru, pengertian sejarah kebudayaan menjadi lebih luas, aspek – aspek seperti gaya hidup, etika, etiket pergaulan, kehidupan keluarga sehari – hari, pendidikan, berbagai adat istiadat, upacara adat, siklus kehidupan dsb (Kartodirdjo, 1992:195).

Recent Posts