Upaya Penanaman nilai-nilai Pancasila pada Generasi Muda

By | July 1, 2020

Upaya Penanaman nilai-nilai Pancasila pada Generasi Muda

Upaya Penanaman nilai-nilai Pancasila pada Generasi Muda

Pandangan hidup suatu bangsa mempunyai arti yang menuntun, karena dengan pandangan hidup yang dipegang secara teguh, bangsa tersebut mmiliki landasan fundamental yang menjadi pegagan dalam memcahkan segala masalah yang dihadapi ( H. Muzayin Ar, 1990 : 15). Tidak adanya pandangan hidup maka suatu bangsa akan dapat dengan mudah dimasuki oleh pandangan hidup bangsa lain, dan suatu bangsa akan dapat pula terombang-ambing dalam menghadapi permasalahannya sendiri, pergaulan antar bangsa di dunia maupun permasalahan umat manusia pada umumnya7.
Bangsa Indonesia berhasil merumuskan dan menentukan Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa. Oleh karena itu Pancasila harus ditanamkan pada setiap rakyat Indonesia, dan khususnya pada generasi muda sebagai penerus bangsa. Sebelum dapat merealisasikan Nilai-nilai Pancasila, agar lebih mudah dengan menguraikan nilai dasar Pancasila yang terdapat dalam masing-masing sila, sebagai berikut :

a. Ketuhanan Yang Maha Esa

Dalam pelaksanaan di setiap bidang wajib adanya landasan oleh keimanan dan ketaqwaan. Didalam kehidupan masyarakat Indonesia juga telah berkembang berbagai Agama dan kepercayaan terhadap Tuhan YME. Agama dan kepercayaan tersebut telah menjadi budaya batin bangsa yang mendidik kita semua untuk saling menghormati antar sesama anggota masyarakat.
H.Muzayin Ar, (1990 : 23) mengatakan bahwa, “ … masyarakat yang berbeda agama dan kepercayaan. Juga mengajarkan kita saling kerjasama dan bantu membantu dalam usaha-usaha memajukan kesejahteraan negara dan bangsa serta masyarakat. Oleh karena itu bangsa Indonesia terkenal sebagai bangsa yang berwatak sosialistis-religious artinya suka bergotong royong yang dijiwai oleh ajaran agamanya”.
Memiliki suatu kepercayaan tentu saja sudah menjadi hak azasi manusia, setiap orang berhak memilih dan memercayai suatu ajaran Agama sesuai dengan kehendaknya. Tidak boleh ada paksaan dari pihak manapun untuk mempercayai suatu agama atau kepercayaan, dan merupakan masalah yang menyangkut hubungan pribadi manusia dengan Tuhan YME yang di yakininya. Serta setiap individu harus mentaati dan melaksanakan setiap ajaranNya serta menjauhi laranganNya.
Berdasarkan sila Ketuhanan, maka peran para generasi muda dapat diimplementasikan dalam kehidupan di era modern kini, seperti :
1) Meyakini dengan benar bahwa Tuhan YME adalah pencipta alam semesta beserta isinya, termasuk manusia,
2) Iman (percaya) dan taqwa dengan keyakinan yang dipilih, dan dimplementasikan dalam perbuatan sehari-hari yang berupa ibadah dan berupa amalan-amalan baik kepada sesama,
3) Berupaya untuk selalu mempelajari ajaran Tuhan pada kitabNya guna memperluas pemahaman tentang ajaran agama,
4) Berlaku hormat terhadap pemeluk agama lain dengan cara tidak merendahkan dan menilai salah terhadap ajaran agama lain,
5) Berupaya untuk memperkuat kerukunan antar umat beragama selaku warganegara yang sama yaitu warganegara Indonesia,
6) Memberikan kebebasan kepada orang lain tentang hak memilih agama yang diyakinininya,
7) Berupaya membangun kerjasama dengan umat beragama lain dalam bidang-bidang sosial dan pembangunan nasional.
Menjauhi segala ideologi yang mengatas namakan agama juga dirasa perlu. Di era modern kini ideology dari bangsa manapun dapat dengan mudah masuk kedalam Bangsa Indonesia. Dengan penanaman nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan para generasi muda dapat memfilter ideologi yang tidak sesuai itu.


Baca juga: