CARA MENANAM DAN BUDIDAYA TERONG

By | August 2, 2020

CARA MENANAM DAN BUDIDAYA TERONGCARA MENANAM DAN BUDIDAYA TERONG

SEKILAS TENTANG TERONG

Menanam / budidaya terong ,Tanaman terong dalam bahasa latinnya Solanum melongena,adalah tanaman sayuran yang dapat hidup sampai 1 tahun dalam sekali tanam.tinggi tanaman dapat mencapai 160 cm ditanah yang subur, tanah humus.tanaman terung dimanfaatkan buahnya sebagai sayur atau lalapan. Tanaman ini dapat tumbuh didataran rendah hingga tinggi mencapai 1200m dpl.tanah yang ideal untuk budidaya terong adalah tanah lempung ,lempung berpasir,berhumus yang mengandung bahan organic.tata laksana air yang baik , Ph tanah antara 5,6 – 7 .Suhu optimal pertumbuhan antara 25 � 30 derajat celcius.

TEKNIS BUDIDAYA TERONG

PERSIAPAN LAHAN

Tanah digemburkan dengan di cangkul/di bajak sedalam 20cm – 30cm .tebarkan bokasi/kompos dari kotoran ayam sebanyak 5 ton /ha. ,kemudian dibuat bedengan dengan tinggi 25cm � 30cm, lebar bedengan 85cm � 95cm ,jarak bedengan 50cm � 60cm. permukaan bedengan dibuat melengkung agar mulsa dapat menutupi bedengan dengan rapat.Kemudian pasang mulsa pada bedengan dengan ukuran 110cm � 120cm.Mulsa berfungsi untuk menjaga kelembaban tanah,mengendalikan pertumbuhan gulma ,mengurangi resiko terhadap hama dan penyakit memantulkan cahaya matahari ke buah/ tanaman agar tetap bersih dari embun dan air hujan.

Gb. 2 Bedengan siap ditanami

PEMILIHAN BIBIT DAN PERSEMAIAN TANAMAN TERONG

Untuk persemaian dan pemilihan bibit tanaman perhatikan “Cara membuat persemaian bibit tanaman”

PENANAMAN TERONG

Genangi parit dengan air setinggi bedengan ,kemudian kurangi air hingga � dari tinggi bedengan . Lubangi mulsa dengan jarak 50cmx 60cm ,masukan benih yang sudah berumur 25 hari kedalam lubang mulsa ,bila bagaian bawah polybag sudah berlubang langsung masukan bibit beserta polybagnya dan robek bila masih utuh agar akar dapat berkembang ketanah .Tutup dengan sedikit tanah.

Gb. tanaman terong dengan jarak tanam 60 cm

PEMUPUKAN TERONG

Pemupukan dasar
Pemupukan ini dilakukan pada saat olah tanah sebelum bedengan dikerjakan ,agar pupuk dasar terpendam dalam bedengan. Komposisinya : Phonska 120 kg/ha, ZA 150 kg/ha, phospat 100 kg/ha
.
Pemupukan lanjutan 1
Pemupukan ini dilakukan pada saat tanaman umur 7 hst � 30 hst ,dengan cara campuran air dan pupuk dikocorkan kelubang tanaman dengan takaran 200ml � 250 ml setiap lubang tanaman. Komposisi : NPK 35 � 45 kg/ha,insektisida berbahan aktif karbofuran 7kg/ha.pemupukan ini dilakukan 1 minggu sekali Untuk pemupukan minggu 2,3,4, sudah tidak memakai Insektisida, fungsi insektisida untuk membasmi hama yang ada didalam tanah

Pemupukan lanjutan 2
Pemupukan dilakukan pada saat tanaman umur 30 hst dan seterusnya . komposisi : NPK 280 kg/ha atau campuran Phonska + ZA 300 kg/ ha .
Cara pemupukan : tanah ditugal sedalam 5cm pupuk dimasukan kedalm lubang kemudian ditutup dengan tanah. Jarak pupuk dengan batang tanaman sekitar 5 cm. pemupukan dilakukan dengan interval 7- 10 hari.

PEMELIHARAAN TANAMAN TERONG

Penyiangan dan pembersihan gulma dilakukan 2 minggu sekali. Pada waktu musim hujan tidak diperlukan penyiraman ,Waktu musim kemarau Penyiraman dilakukan 1 minggu sekali atau apabila tanah bedengan terlihat kering dan juga setelah pemberian pupuk . caranya parit dialiri air 1/2 dari tinggi bedengan. Pemasangan tajuk dilakukan ketika tanaman berumur 7 hst .Tinggi tajuk 150cm � 200 cm.Pemasangan tajuk berfungsi agar batang dan daun dapat berkembang dengan baik dan tidak roboh.Pemangkasan/perempelan dilakukan mulai tunas-tunas liar yang tumbuh mulai dari ketiak daun pertama hingga bunga pertama atau batang yang bercabang kembar.

 

Recent Posts