Tujuan Ekonomi Islam

By | September 6, 2020

Tujuan Ekonomi IslamTujuan Ekonomi Islam

Segala aturan yang diturunkan Allah SWT dalam system Islam mengarah pada tercapainya kebaikan, kesejahteraan, keutamaan, serta menghapuskan kejahatan, kesengsaraan, dan kerugian pada seluruh ciptaan -Nya. Demikian pula dalam hal ekonomi,  tujuannya adalah membantu manusia mencapai kemenangan di dunia dan di akhirat.

Seorang fuqaha[10] asal Mesir bernama Prof. Muhammad Abu Zahrah mengatakan ada tiga sasaran hukum Islam yang menunjukan bahwa Islam diturunkan sebagai rahmat bagi seluruh umat manusia, yaitu:

  1. Jiwa agar setiap muslim biasa menjadi sumber kebaikan bagi masyarakat dan lingkungannya.
  2. Tegaknya keadilan dalam masyarakat. Keadilan yang dimaksud mencakup aspek kehidupan di bidang hokum dan muamalah.
  1. Tercapainya maslahah (merupakan puncaknya). Para ulama menyepakati bahwa maslahah yang menjadi puncak sasaran di atas mencakup lima jaminan dasar:

a)`Keselamatan keyakinan agama ( al din).

  1. b) Kesalamatan jiwa (al nafs).

c)`Keselamatan akal (al aql).

d)`Keselamatan keluarga dan keturunan (al nasl).

e)`Keselamatan harta benda (al mal).

  1. Prinsip – Prinsip Ekonomi Dalam Islam

Secara garis besar ekonomi Islam memiliki beberapa prinsip dasar:

  1. Berbagai sumber daya dipandang sebagai pemberian atau titipan dari Allah.
  2. Islam mengakui kepemilikan pribadi dalam batas – batas tertentu.
  3. Kekuatan penggerak utama ekonomi Islam adalah kerjasama.
  4. Ekonomi Islam menolak terjadinya akumulasi kekayaan.
  5. Ekonomi Islam menjamin pemilikan masyarakat dan penggunaannya.
  6. Seorang mulsim harus takut kepada Allah SWT dan hari penentuan.
  7. Zakat harus dibayarkan atas kekayaan yang telah memenuhi batas (nisab)[11].
  8. Islam melarang riba dalam segala bentuk.

Sumber :

https://whypoll.org/