Virus Informasi: Hoaks dan Bahayanya di Era Digital
Di tengah lautan informasi yang tak terbatas, hoaks telah menjadi ancaman nyata. Bukan sekadar kabar bohong, melainkan virus yang merusak, menyebar dengan kecepatan kilat, dan meninggalkan jejak kekacauan.
Penyebaran hoaks di era digital sangat masif. Didorong oleh kecepatan internet dan kemudahan berbagi di media sosial, informasi yang belum terverifikasi seringkali viral hanya karena judulnya sensasional atau memicu emosi. Banyak pengguna tanpa sadar ikut menyebarkan karena terburu-buru, rasa penasaran, atau bahkan niat buruk.
Dampaknya sungguh meresahkan. Hoaks mampu merusak kepercayaan publik, memecah belah masyarakat dengan narasi kebencian, memicu kepanikan massal, hingga mendorong tindakan-tindakan merugikan. Ia mengikis nalar kritis dan menciptakan lingkungan di mana fakta sulit dibedakan dari fiksi.
Untuk membendung gelombang hoaks, literasi digital dan berpikir kritis adalah kunci utama. Setiap individu memiliki peran penting: saring sebelum sharing. Verifikasi sumber, periksa fakta, dan jangan mudah terpancing emosi. Dengan kesadaran kolektif, kita bisa menciptakan ruang informasi yang lebih sehat dan aman dari virus hoaks.












