Gejolak Amarah: Memahami Kerusuhan Massal
Kerusuhan massal adalah manifestasi ekstrem dari ketidakpuasan kolektif, sebuah ledakan kekerasan dan kekacauan yang melibatkan sekelompok besar orang di ruang publik. Ini bukan sekadar tindakan kriminal individu, melainkan fenomena sosial kompleks yang seringkali mengakibatkan kehancuran dan hilangnya kendali.
Penyebabnya kompleks, namun sering berakar pada ketidakpuasan sosial-ekonomi yang mendalam seperti kemiskinan, pengangguran, atau kesenjangan yang mencolok. Rasa ketidakadilan—baik itu ketidakadilan hukum, rasial, atau sosial—serta kekecewaan mendalam terhadap pemerintah atau sistem yang dianggap gagal, juga menjadi pemicu utama. Pemicu langsung bisa sesederhana insiden tunggal, rumor yang menyebar cepat, atau keputusan kontroversial yang memantik api amarah yang terpendam.
Dampaknya sangat merusak: korban jiwa, cedera, serta kehancuran properti dan fasilitas umum akibat penjarahan dan vandalisme. Secara ekonomi, kerusuhan melumpuhkan aktivitas dan menimbulkan kerugian besar. Secara sosial, ia memperdalam perpecahan, memicu trauma kolektif, dan mengikis kepercayaan terhadap institusi.
Kerusuhan massal bukan sekadar kekacauan sesaat, namun cermin dari masalah mendalam yang belum terselesaikan dalam masyarakat. Memahami akar penyebabnya adalah langkah krusial untuk mencegah terulangnya tragedi dan membangun masyarakat yang lebih adil dan harmonis.
